Tag Archives: Tottenham Hotspurs

FA Hukum Chelsea dan Tottenham Hotspurs

FA Hukum Chelsea dan Tottenham Hotspurs

FA Hukum Chelsea dan Tottenham Hotspurs

Erik Lamela

Laga antara tuan rumah Chelsea dan tamunya Tottenham Hotspurs ternyata berbuntut panjang. Pertandingan yang memastikan Leicester City menjadi juara Premier league tersebut diwarnai banyak insiden yang melibatkan banyak sekali pemain. Hal itu membuat federasi sepakbola Inggris atau FA memberikan banyak hukuman kepada kedua tim, terutama beberapa pemain.

Pada laga yang digelar di Stamford Bridge tersebut, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, setelah di babak pertama tertinggal dua gol. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2 dan memastikan langkah Leicester City untuk memenangi gelar Premier League Inggris musim 2015/2016.

Dalam rilisnya, FA menjatuhkan hukuman denda kepada Chelsea dan Tottenham Hotspurs yang dianggap tidak bisa mengatur para pemainnya hingga terjadi dua kali keributan di babak pertama dan babak kedua. Dalam pertandingan tersebut, Sembilan pemain Spurs menerima kartu kuning, yang merupakan rekor dalam ajang Premier League Inggris.

Hukum individu juga diberikan kepada gelandang Spurs asal Belgia, Mousa Dembele. Dalam rekaman video, gelandang bertahan tersebut terbukti mencolok mata Diego Costa saat terjadi keributan. FA menghukum Dembele dengan larangan bertanding sebanyak delapan laga.

Insiden antara Mousa Dembele dan Diego Costa tak terlihat oleh wasit yang memimpin pertandingan, Mark Clattenburg. Namun, dari hasil rekaman video, terlihat jelas bahwa Dembele mencolok mata dari penyerang Spanyol tersebut. Rekaman itulah yang dijadikan bukti oleh FA untuk menghukum Dembele. Kubu Spurs dan Dembele akan dipersilahkan jika ingin mengajukan banding.

Selain Dembele, pemain Spurs lain yang terancam dihukum adalah Erik Lamela. Pemain asal Argentina tersebut terlihat dengan senagaja menginjak tangan Cesc Fabregas. FA akan menyelidiki rekaman terkait sebelum menjatuhkan hukuman apa yang akan diberikan kepada Erik Lamela.

Bagi kubu Tottenham Hotspurs, hukuman ini menjadi pelengkap penderitaan mereka usai gagal menjadi juara Premier League. Peluang Spurs untuk menjuarai liga tetap terbuka jika mereka bisa mengalahkan Chelsea. Namun sayang, anak asuhan Mauricio Pochettino hanya bisa bermain imbang dengan skor 2-2. Alhasil, Leicester City pun berhak menjadi juara Premier League Inggris musim 2015/2016.

Craig Dawson Hancurkan Mimpi Tottenham Hotspurs

Craig Dawson Hancurkan Mimpi Tottenham Hotspurs

Craig Dawson Hancurkan Mimpi Tottenham Hotspurs

West Bromwich Albion vs Tottenham Hotspurs

Tottenham Hotspur gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri saat bertanding melawan West Brom di ajang Premier League. Harry Kane cs. hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 dengan tamunya tersebut. Alhasil, peluang Tottenham untuk menjuarai Premier League musim ini semakin tertutup.

Craig Dawson menjadi sosok kunci di pertandingan kali ini. Pemain belakang West Brom tersebut sempat membuat gol bunuh diri di babak pertama, untuk membawa tuan rumah unggul. Namun, Dawson menebus kesalahannya di babak kedua lewat golnya ke gawang Hugo Lloris. Laga pun berakhir imbang dengan skor 1-1.

Tambahan satu poin membuat selisih poin Spurs dari Leicester City yang memimpin klasemen menjadi 7 poin. Dengan begitu, Leicester City hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara Premier League Inggris musim 2015/2016.

Anak asuhan Mauricio Pochettino tampil cukup percaya diri di pertandingan ini. Menurunkan skuad terbaiknya, termasuk top skor sementara Premier League, Harry Kane dan peraih gelar pemain muda terbaik, Dele Alli, Spurs berhasil mengurung pertahanan West Brom di menit-menit awal.

Spurs akhirnya bisa membuka keunggulan di menit ke-33. Berawal dari tendangan bebas Christian Ericksen, bola yang diarahkan ke kotak penalti West Brom dibelokkan oleh Craig Dawson ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri Dawson menutup babak pertama untuk keunggulan 1-0 Spurs.

Di babak kedua, Tottenham praktis menguasai jalannya permainan. West Brom yang posisinya sudah terbilang aman di klasemen dipaksa bertahan total. Namun, upaya Spurs untuk mencari gol tambahan selalu terbentur oleh rapatnya lini pertahanan West Brom. Justru, tim tamu yang berhasil mencuri gol penyama kedudukan.

Berawal dari sepakan pojok Chris Gardner, bola yang mengarah ke mulut gawang Hugo Lloris langsung disambar oleh Craig Dawson dengan sundulan keras. Gol tersebut menjadi penebus kesalahan Craig Dawson yang di babak pertama mencetak gol bunuh diri.

Di sisa waktu yang ada, Spurs gagal menambah gol. Skor imbang 1-1 pun menutup pertandingan malam itu. Hasil ini membuat peluang Spurs untuk menjuarai Premier League semakin mengecil. Leicester sendiri hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar Premier League musim 2015/2016.

Spurs Sukses Pecundangi Manchester United

Pecundangi Manchester United, Spurs Akhiri Rekor 15 Tahun

Spurs Sukses Pecundangi Manchester United

Tottenham Hotspurs

Meski peluangnya kecil, Tottenham tak mau menyerah begitu saja dalam perburuan gelar juara Premier League musim 2015/2016. Kengototan Spurs ditunjukkan saat melibas raksasa Premier League, Manchester United dengan skor telak tiga gol tanpa balas.

Tambahan tiga angka dari pertandingan tersebut membuat Spurs terus menempel Leicester City yang di pertandingan lainnya sukses mengalahkan Sunderland. Selisih poin antara Leicester dan Spurs sendiri berada di angka 10. Selisih yang cukup lebar tersebut tak membuat anak asuhan Mauricio Pochettino patah arang dalam perburuan gelar juara.

Pertandingan ini sendiri sempat ditunda selama satu jam karena skuad Manchester United terjebak kemacetan di kota London. Banyak yang menyebut bahwa jebloknya permainan United malam itu turut dipengaruhi oleh kemacetan tersebut.

Usai skuad Setan Merah sampai di White Hart Lane, pertandingan pun segera dimulai. Tottenham Hotspurs mengandalkan penyerang andalannya, Harry Kane di lini depan, yang ditopang oleh Erik Lamela, Christian Ericksen dan juga Dele Alli.

Pertandingan berjalan cukup alot di babak pertama. Kedua tim silih berganti menyerang. Namun, hingga turun minum, skor 0-0 tetap tak berubah. Di babak kedua, Spurs yang berstatus sebagai tuan rumah semakin agresif dalam menyerang.

Publik White Hart Lane harus menunggu hingga menit ke-70 untuk bersorak. Tak tanggung-tanggung, Spurs mampu mencetak 3 gol dalam kurun waktu 6 menit saja. Tepatnya di menit ke-70 hingga ke-76.

Pesta gol Spurs diawali oleh Dele Alli di menit ke-70 lewat sepakan kerasnya. Empat menit berselang, giliran bek tangguh asal Belgia, Toby Alderweireld yang mampu menggandakan keunggulan yang memanfaatkan umpan Erik Lamela. Dua menit setelah gol Alderweireld, Lamela juga sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Keunggulan 3 gol tersebut tak bisa dikejar oleh Manchester United. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Tottenham Hotspurs tetap bertahan. Kemenangan penting ini patut dirayakan karena sudah lebih dari 15 tahun Spurs tak bisa mengalahkan United di White Hart Lane.

Kemenangan ini membawa Spurs terus menempel Leicester yang masih bercokol di puncak klasemen. Sementara itu, kekalahan ini sedikit mengganjal upaya United yang mengincar satu tiket ke ajang liga Chamapions musim depan.

Liverpool Akan Jegal Langkah Juara Tottenham Hotspurs

Liverpool Akan Jegal Langkah Juara Tottenham Hotspurs

Liverpool vs Tottenham Hotspurs

Perjuangan Tottenham Hotspur untuk meraih gelar Premier League musim ini akan menemui tantangan dari Liverpool. Spurs yang kini masih menguntit Leicester City di peringkat kedua, akan bertamu ke kandang The Reds. Hanya kemenanganlah yang bisa memelihara peluang mereka untuk merengkuh gelar liga Inggris.

Liverpool sendiri masih terseok-seok di peringkat ke-9 klasemen sementara Premier League. Performa anak asuhan Juergen Klopp tersebut masih angin-anginan. Kadang bermain sangat bagus, kadang juga bermain sangat buruk.

Konsentrasi Liverpool juga terpecah karena mereka juga masih berjuang di Europa League. Jika melihat posisi Liverpool sekarang, target untuk menjuarai Europa League nampaknya lebih realistis jika dibandingkan ngotot di Premier League untuk meraih tiket kompetisi Eropa.

Di pertandingan Sabtu nanti, ada beberapa pemain yang tak bisa diturunkan oleh Juergen Klopp. Danny Ings dan Lucas Leiva dipastikan tidak bisa tampil. Sedangkan Cristian Benteke, Roberto Firmino dan Divock Origi juga diragukan untuk bisa tampil.

Klopp akan mengandalkan Daniel Sturridge di lini depan, dengan ditopang oleh Philip Coutinho, James Milner dan Adam Lallana. Sementara di lini belakang, semua pemain utama Liverpool dipastikan bisa tampil dan siap diturunkan.

Kubu Tottenham Hotspurs sendiri sedang dalam performa menanjak. Meskipun baru saja disingkirkan oleh Borussia Dortmund di ajang Europa League, penampilan anak asuhan Mauricio Pocchetino cukup impresif di ajang Premier League.

Sebagian besar pemain utama Spurs bisa diturunkan di pertandingan kali ini. Harry Kane akan menjadi tumpuan The Lily White di lini depan. Penyerang timnas Inggris tersebut akan “dilayani” oleh gelandang-gelandang kreatif nan enerjik seperti Cristian Ericksen, Son Heung Min, Dele Ali dan Mousa Dembele.

Di lini belakang, Spurs nampaknya akan kehilangan bek tangguh asal Belgia, Jan Vertoghen. Sebagai gantinya, Pocchetino akan memasang bek muda, Eric Dier untuk diduetkan dengan Toby Alderweid. Sementara Hugo Lloris akan menjadi tembok terakhir di bawah mistar.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan menarik. Kedua pelatih dari masing-masing tim memang dikenal suka dengan sepakbola menyerang. Bukan tidak mungkin laga kali ini akan tercipta banyak gol. Kita tunggu saja.