Tag Archives: Raheem Sterling

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Timnas Inggris diterpa masalah internal yang bisa dibilang cukup pelik. Masalah itu datang dari winger muda Manchester City, Raheem Sterling. Mantan pemain Liverpool tersebut dikritik habis-habisan oleh para pendukung Inggris lewat social media. Akibatnya, mental Raheem Sterling sedikit terganggu. Kritikan kepada Sterling tak hanya datang dari social media tapi juga datang dari para pendukung Inggris di dalam stadion.

Saat Sterling bermain di dua laga awal Inggris saat menghadapi Russia dan Wales, Sterling menerima sorakan dan hujatan dari para pendukung Inggris di stadion. Secara tidak langsung hujatan tersebut mempengaruhi performa Sterling di lapangan. Penampilan Raheem Sterling di ajang Euro 2016 kali ini memang cukup memprihatinkan. Di laga pembuka melawan Russia, Sterling gagal memberikan kontribusi maksimal kepada The Three Lions.

Di laga kedua melawan Wales, Sterling ditarik di babak kedua digantikan oleh Daniel Sturridge. Di laga ketiga melawan Slovakia, Sterling bahkan tidak diturunkan. Menurut kabar, hujatan yang diterimanya dari para pendukung timnas Inggris membuat mental Sterling benar-benar terganggu. Sterling bahkan harus berkonsultasi dengan dokter psikologi timnas Inggris untuk membicarakan hal tersebut. Hal ini tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi kubu Inggris.

Namun, pelatih Inggris, Roy Hodgson mengaku yakin jika Sterling bisa bangkit dan mengatasi masalahnya tersebut. Hodgson juga membela anak asuhnya tersebut. Dia yakin Sterling akan kembali menunjukkan performa terbaiknya di waktu dekat ini.

“Sungguh mengecewakan mengetahui hal ini. Sterling telah berusaha sekuat tenaga untuk memberikan kontribusi maksimal kepada tim. Pemain muda seperti Sterling harus berjuang untuk mencapai puncak karirnya. Sterling adalah pemain muda berkualitas dan saya percaya padanya,” ujar Hodgson kepada awak media.

Sterling menjadi pemain Inggris termahal di Premier League setelah Manchester City membelinya dari Liverpool di awal musim 2014/2015. Sterling sering dihujat dan dianggap sebagai pemain mata duitan. Tak heran jika banyak pendukung Inggris yang membencinya. Sterling masih memiliki kesempatan untuk membungkam para pembencinya. Caranya dengan menunjukkan performa terbaiknya bersama Inggris di fase knock out Euro 2016 Perancis. Jika masih gagal menunjukkan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin hujatan bertubi-tubi akan berlanjut di tanah airnya nanti.

Inggris 2-0 Swiss

Kiper Swiss, Yann Sommer tidak bisa mengagalkan penalti Rooney

75.751 penonton di Wembley ikut merayakan gol Rooney yang ke 50

Kane 67 ‘
Rooney 84 ‘(pen)

Wayne Rooney membuat sejarah dengan memecahkan rekor pencetak gol terbanyak Inggris yang dipegang oleh Sir Bobby Charlton di pertandingan kualifikasi Euro 2016 melawan Swiss di Wembley.

Kapten Inggris, Rooney menyamai rekor 49 gol Charlton dari titik penalti dalam kemenangan melawan San Marino pada hari Sabtu yang memastikan tempat bagi Inggris di Perancis musim panas mendatang. Dan ia kembali berada di titik penalti dalam pertandingan hari Selasa melawan Swiss untuk mencetak golnya yang ke 50 dan memecahkan rekor yang telah berdiri selama 45 tahun.

Rooney tampaknya akan harus menunggu sampai pertemuan antara Inggris dengan Estonia di Wembley bulan depan ketika Swiss membuat tim asuhan Roy Hodgson itu frustrasi hingga akhirnya pertahanan mereka berhasil ditembus. Harry Kane yang masuk sebagai pemain pengganti memcehkan kebuntuan dengan penyelesaian yang baik di menit ke 67 dan Rooney menulis ulang buku rekor dengan penalti yang bergemuruh enam menit sebelum pertandingan usai, yang mendapatkan tepuk tangan meriah dari kursi penonton di Wembley. Hasil ini memastikan pihaknya menyelesaikan delapan kemenangan dari delapan pertandingan, mengamankan posisi teratas di Grup E.

Saat Bersejarah Bagi Rooney Continue reading

Liverpool – Raheem Sterling Dan Jordon Ibe Mendapat Peringatan Dari Brendan Rodgers

Klub Liga Premier Chelsea dan para pemainnya telah menerima lebih dari 130.000 posting kasar di media sosial musim ini

Striker Liverpool – Raheem Sterling tampak menghirup gas tertawa dan merokok pipa shisha dalam foto-foto terbarunya di surat kabar nasional

Stiker Liverpool, Raheem Sterling telah diperingatkan akan tanggung jawabnya sebagai panutan menyusul foto-foto terbarunya yang tampil di surat kabar nasional. Pemain tim nasional Inggris berusia 20 tahun itu tampak menghirup gas tertawa dan merokok pipa shisha. Dia bertemu dengan manajer Liverpool, Brendan Rodgers pada hari Kamis dan klub bersikeras masalah itu sekarang telah ditutup.

Rodgers juga berbicara dengan pemain sayap Jordon Ibe, 19, yang terlihat merokok pipa shisha bersama Sterling. Insiden yang melibatkan Sterling terjadi hanya seminggu setelah striker kelahiran Jamaika itu mengakui bahwa ia telah menolak kontrak baru dengan Liverpool senilai £ 100.000 per minggu dalam sebuah wawancara dengan BBC. Dia mencetak gol pada pertandingan melawan Newcastle pada hari Senin dan diharapkan untuk bermain di semi-final Piala FA antara Liverpool melawan Aston Villa di Wembley, hari Minggu ini.

Chelsea Klub Yang Paling Banyak Menderita Pelecehan Dari Media Sosial

Klub Liga Premier tersebut dan para pemainnya telah menerima lebih dari 130.000 posting kasar di media sosial musim ini, menurut sebuah studi oleh kelompok anti-diskriminasi Kick It Out. Penelitian ini menemukan bahwa Chelsea adalah klub yang paling banyak menjadi target, sementara striker Liverpool, Mario Balotelli menerima lebih banyak pelecehan daripada pemain lainnya.
Kick It Out sekarang ingin membentuk kelompok ahli untuk mengatasi internet troll.

“Tingkat kekerasan yang terjadi benar-benar mengejutkan,” kata Direktur Roisin Wood. “Kita harus melakukan semua yang kita bisa sebagai sebuah kelompok untuk melindungi orang-orang yang menjadi target kekerasan diskriminatif.” Kelompok itu mengatakan sedang menjajaki kemungkinan untuk membentuk kelompok yang terdiri dari perwakilan dari bidang sepak bola, platform media sosial dan polisi untuk mengatasi tingkat rasisme, seksisme dan pelecehan terhadap kaum homoseksual yang berhubungan dengan sepak bola.

Jose Mourinho Mengenai Raheem Sterling – Setiap Pemain Memiliki Harga

Jose Mourinho mengerti sikap manajer The Reds, Brendan Rodgers yang mengatakan Sterling tidak akan dijual

“Setiap pemain memiliki harga. Tidak peduli pemain manapun,” kata Mourinho

Manajer Chelsea, Jose Mourinho mengatakan “setiap pemain memiliki harga” ketika ditanya mengenai kericuhan kontrak Raheem Sterling di Liverpool.

Manajer asal Portugis itu mengatakan ia mengerti sikap manajer The Reds, Brendan Rodgers yang mengatakan Sterling tidak akan dijual. Tetapi, Mourinho mengatakan: ” Saya tidak suka pemain yang tidak ingin bermain untuk saya dan klub saya, itu jelas.” Chelsea adalah salah satu klub yang dikaitkan dengan kabar kepindahan striker asal Inggris berusia 20 tahun itu setelah ia menolak kontrak senilai 100.000 Pounds per minggu. Mourinho mengatakan striker Zlatan Ibrahimovic dijual ke Barcelona ketika dia menjadi manajer Inter Milan setelah diminta untuk bergabung dengan klub Spanyol tersebut.

“Setiap pemain memiliki harga. Tidak peduli pemain manapun,” kata Mourinho. “Jika Anda bertanya kepada saya sekarang, misalnya, Eden Hazard, kita dapat berbicara tentang dia karena dia sudah menandatangani kontrak baru. “Apakah saya ingin dia meninggalkan Chelsea? Tidak. Jika dia ingin pergi, jika dia tidak ingin bekerja dengan saya, jika ia tidak ingin bermain untuk Chelsea, apakah Eden Hazard memiliki harga? Saya pikir dia memiliki harga.” Sterling memiliki sisa waktu dua tahun pada kontrak senilai 35.000 Pounds per minggu dan Mourinho menambahkan: “Saya juga memahami filosofi manajer dan klub yang ingin menjaga pemain mereka dengan cara apapun, yang hanya ingin untuk mengatakan, ‘pemain mereka tidak akan dijual dengan harga berapapun – pemain itu akan tetap berada di klub, apa pun alasannya’.

“Filosofi saya tidak lebih baik dari itu – hanya berbeda. Bagaimanapun, ketika seorang pemain memiliki kontrak dengan klub, klub, manajer dan dewan direksi memiliki kekuatan untuk memutuskan apa yang harus dilakukan..” Mourinho mengakui ia menghadapi keputusan yang sulit mengenai Petr Cech setelah kiper kawakan tersebut mengatakan dia tidak ingin terus menjadi pilihan kedua di belakang Thibaut Courtois di Stamford Bridge. “Chelsea telah memberikan banyak hal kepadanya, tetapi untuk apa yang ia berikan kepada klub, dia tetap layak menerima perlakuan khusus,” katanya. “Saya rasa dia pantas mendapatkan hak untuk menjadi bagian dalam proses diskusi dan pengambilan keputusan.”