Tag Archives: Merseyside

Roberto Martinez Ingin Everton Untuk Kembali Bermain Di Eropa

Pada musim pertama Martinez di Merseyside, Everton meraih peringkat kelima

Everton akan menghadapi Stoke City pada hari Rabu di pertandingan pembukaan Trophy Asia Liga Premier di Singapura

Manajer Everton, Roberto Martinez ingin kembali bermain di ajang sepak bola Eropa meskipun mengakui hal itu mempengaruhi penampilan mereka di Liga Premier musim lalu.

Penampilan klub tersebut meningkat secara signifikan di liga dalam negeri setelah mereka tersingkir dari Liga Europa pada bulan Maret, tetapi Martinez mengatakan mereka telah belajar dari pengalaman. “Apakah bermain di Liga Europa memiliki dampak terhadap penampilan kami di liga? Jawabannya jelas ya,” katanya. “Tapi itu masih merupakan tujuan kami dan salah satu target kami.”

Pada musim pertama Martinez di Merseyside, Everton meraih peringkat kelima, tetapi mereka menghabiskan sebagian besar musim 2014 – 2015 di bagian bawah klasmen, hanya memenangkan dua dari 16 pertandingan liga antara 30 November dan 4 Maret. Mereka menyelesaikan musim lalu di peringkat ke 11, memenangkan lima dari sembilan pertandingan terakhir mereka setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Europa di tangan Dynamo Kiev. Martinez mengatakan: “Keadaannya akan berbeda ketika Anda bermain di Liga Europa setiap musimnya. Anda akan mendapatkan mentalitas dan kebiasaan dan berada di posisi di mana Anda dapat mengatasi tekanan yang ada dengan jauh lebih baik..

“Secara psikologis sangatlah sulit … seperti harus pergi ke Rusia pada hari Kamis dan tiba kembali pada hari Jumat sore untuk menghadapi Manchester United di Old Trafford untuk pertandingan hari Minggu adalah aspek fisik yang akan mempengaruhi Anda. “Kami ingin berada di situasi seperti itu, bermain di Eropa dari tahun ke tahun, tetapi itu adalah sesuatu hal yang menjadi semakin sulit di liga kami seperti yang bisa Anda bayangkan.” Everton akan menghadapi Stoke City pada hari Rabu di pertandingan pembukaan Trophy Asia Liga Premier di Singapura.

Penggemar Liverpool Menyerukan Untuk Memboikot Pertandingan Hull City

Organisasi The Spirit of Shankly berkampanye agar klub-klub sepak bola Liga Premier memangkas harga tiket

Pendukung Liverpool mengangkat spanduk memprotes harga tiket pertandingan sepak bola ketika Hull City bermain di Anfield pada bulan Oktober

Sebuah kelompok pendukung Liverpool berencana untuk memboikot pertandingan antara klub tersebut melawan Hull City sebagai protes atas harga tiket yang tinggi.

Kelompok The Spirit of Shankly mengatakan Hull City “menggunakan loyalitas para fans untuk meraup keuntungan'” dengan mengenakan harga tiket sebesar 50 Pounds untuk pertandingan yang diselenggarakan di Stadion KC pada hari Selasa mendatang. Ketua kelompok tersebut, James McKenna membandingkan harga itu dengan harga tiket sebesar 16 Pounds yang dibebankan pada penggemar Stoke City dan Burnley. Hull City menolak untuk berkomentar ketika dihubungi oleh BBC.

McKenna mengatakan bahwa musim lalu pendukung Liverpool dikenakan harga tiket sebesar 35 Pounds dan fans di klub rival Merseyside, Everton, membayar 35 Pounds untuk pertandingan melawan Hull City pada Hari Tahun Baru. “Hal ini sedikit untuk menyakitkan bagi para pendukung bahwa kami diharapkan untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk menyaksikan pertandingan itu hanya karena kami adalah pendukung Liverpool,” katanya.

“Sangat Marah’

Organisasi The Spirit of Shankly berkampanye agar klub-klub sepak bola Liga Premier memangkas harga tiket. Pendukung Liverpool mengangkat spanduk memprotes harga tiket pertandingan sepak bola ketika Hull City bermain di Anfield pada bulan Oktober. McKenna mengatakan kelompoknya itu telah dihubungi oleh sejumlah pendukung dari seluruh Inggris yang telah berjanji untuk mengambil bagian dalam aksi boikot.

“Saya rasa kami telah berhasil memperoleh dukungan dari 400 hingga 500 pendukung… yang mengatakan mereka akan mengambil bagian dalam aksi boikot ini,” katanya. “Bagi kami tidaklah penting apakah seluruh bagian stadion akan menjadi kosong, tetapi aksi ini hanyalah untuk menunjukkan kepada Hull – dan saya pikir juga untuk klub sepak bola di seluruh negeri – bahwa para pendukung klub merasa sangat marah.”