Tag Archives: Liga Italia

Walau Jelek, Presiden Inter tak akan Pecat Frank de Boer

Walau Jelek, Presiden Inter tak akan Pecat Frank de Boer

Walau Jelek, Presiden Inter tak akan Pecat Frank de Boer

Walau Jelek, Presiden Inter tak akan Pecat Frank de Boer

Presiden Inter Milan, Erick Thohir memastikan jika Frank de Boer tidak sedang berada dalam ancaman pemecatan. Menurut Thohir, de Boer adalah sosok yang paling tepat untuk menangani Inter Milan saat ini, meskipun di awal musim ini La Beneamata menuai banyak hasil yang kurang memuaskan.

Pelatih asal Belanda tersebut mengambil alih nahkoda pelatih Inter di awal bulan Agustus ini, tepatnya dua mingu sebelum perhelatan Serie A Italia dimulai. De Boer menggantikan pelatih Inter sebelumnya, Roberto Mancini yang kontraknya diputus di tengah jalan. Dengan waktu yang sangat singkat, de Boer diharapkan langsung nyetel dengan para punggawa Inter. Namun hal tersebut nampaknya tidak berjalan dengan baik.

Dari empat laga resmi yang sudah dijalani oleh Inter Milan di bawah Frank de Boer, Inter hanya bisa meraih satu kemenangan. Sisanya, Il Nerrazurri mengalami satu kali hasil imbang dan dua kali kekalahan. Kekalahan terakhir diderita di kandang sendiri pada ajang Europa League saat melawan klub Israel, Hapol Be’er Sheva.

Serangkaian hasil buruk tersebut tak membuat Erick Thohir khawatir. Menurut presiden asal Indonesia tersebut, masih banyak pertandingan yang akan dijalani oleh Inter Milan di musim ini. Thohir pun menjamin bahwa Frank de Boer masih dipercaya sebagai pelatih kepala Inter musim ini.

“Sayangnya, tak semua yang kita inginkan bisa terlaksana. Tak hanya karena hasilnya sangat jelek, level permainan yang ditunjukkan oleh para pemain juga tak setinggi yang kami harapkan. De Boer datang beberapa saat lalu dan dia tak mempunyai banyak waktu untuk bekerja dengan seluruh skuad. Tak mudah untuk membangun sesuatu tanpa mempunyai banyak waktu. Hal itu memerlukan kesabaran” ujar Erick Thohir.

Waktu yang sempit untuk menyatu dengan tim memang dijadikan alasan oleh Frank de Boer. Sebelum Serie A dimulai, de Boer bahkan mengatakan jika dia membutuhkan waktu antara empat sampai enam bulan untuk bisa menyatu dengan Inter Milan.

Erick Thoir mungkin bisa bersabar, namun tak begitu dengan para pendukung Inter Milan yang berharap tim kesayangannya bisa segera mendapatkan hasil positif di ajang Serie A Italia dan kompetisi-kompetisi lainnya musim ini.

Prediksi Pertandingan Sampdoria vs AC Milan

Prediksi Pertandingan Sampdoria vs AC Milan

Prediksi Pertandingan Sampdoria vs AC Milan

Duel dua tim terluka akan tersaji di Stadion Communlae Luigi Ferraris Genova, kandang Sampdoria. Pertandingan pekan keempat Serie A Italia yang akan digelar pada hari Sabtu (17/9/2016) tersebut akan mempertemukan tuan rumah Sampdoria dan tamunya, AC Milan.

Di pekan sebelumnya, kedua tim sama-sama meraih hasil negatif di ajang Serie A Italia. Sampdoria kalah dari tuan rumah AS Roma dengan skor 3-2. Sementara AC Milan dipermalukan di kandang sendiri oleh Udinese dengan skor tipis 0-1. Dua hasil identik tersebut membuat kedua tim sama-sama bernafsu untuk meraih kemenangan di laga ini untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Sampdoria sebagai tuan rumah akan mengandalkan beberapa pemain berpengalaman di laga ini. Nama-nama seperti Fabio Quaglialerra, Silvestre dan Antonio Cassano akan menjadi tumpuan pelatih Il Samp, Marco Giampaolo. Selain itu, ada nama-nama pemain muda yang juga akan jadi andalan Sampdoria seperti Luis Muriel, Bruno Fernandes, dan juga Skrinnar.

Sementara itu, laga kali ini akan menjadi laga yang cukup emosional untuk pelatih AC Milan, Vicenzo Montella. Sampdoria adalah klub yang pernah dilatih oleh Montella. Awal karir Montella di Serie A banyak dihabiskan bersama dengan Sampdoria. Meskipun ada aroma nostalgia, Montella akan tetap bersikap professional.

Vicenzo Montella akan kembali mengandalkan penyerang timnas Kolombia, Carlos Bacca di lini depan. Hingga saat ini, mantan penyerang Sevilla tersebut sudah membukukan tiga gol dari tiga pertandingan yang sudah dijalaninya. Untuk menemani Bacca, Montella bisa memilih antara Luiz Adriano atau Lapadulla.

Lini tengah akan kembali dipercayakan kepada Giacomo Bonaventura dan juga Ricardo Montolivo. Kedua pemain tersebut merupakan motor lini tengah Il Rossoneri di pertandingan ini. Untuk lini belakang, Allesio Romagnoli dan Gabriel Paletta akan menjadi pelindung penjaga gawang muda Milan, Gianlugi Donnararuma.

Pertarungan sengit diprediksi akan terjadi di laga kali ini. Kedua tim sama-sama memiliki penyerang yang mumpuni. Meskipun begitu, AC Milan sedikit lebih diunggulkan di pertandingan ini. Dengan materi pemain yang lebih merata di semua lini membuat Milan bisa akan lebih mendominasi permainan.

Alvaro Morata jadi Rebutan Klub Elit Eropa

Alvaro Morata jadi Rebutan Klub Elit Eropa

Alvaro Moratta

Real Madrid nampaknya akan kembali membeli Alvaro Morata dari Juventus. Penampilan impresif Morata selama dua musim membela Juventus membuat kubu El Real ingin memulangkan pemain tersebut. Dalam klausul perjanjian kontrak dengan Juve, Madrid memang berhak membeli kembali Alvaro Morata dari juara Serie A itu.

Namun, dikabarkan Morata dibawa pulang bukan untuk memperkuat Real Madrid, tapi untuk dijual kembali. Buy-back clause dari Juventus senilai 23 juta Euro akan diaktifkan Madrid untuk memulangkan penyerang binaannya tersebut. Setelah itu, El Real berencana menjual Morata dengan harga 40 juta Euro lebih.

Sejak tampil menawan bersama dengan Juventus dalam dua musim terakhir, banyak klub yang tertarik untuk memboyong Morata. Beberapa klub seperti Manchester United, Arsenal, Chelsea dan Paris Saint Germain sudah antri untuk mendapatkan tanda tangan pemain timnas Spanyol ini.

Manchester United menjadi klub terdepan dalam perburuan Morata. Hubungan baik dengan Real Madrid menjadi senjata Setan Merah untuk mendaratkan Morata ke Old Tradford. Apalagi, jika nanti Jose Mourinho jadi melatih United, peluang Morata untuk pindah ke Theater of Dreams semakin terbuka lebar. United bisa memanfaatkan kedekatan Mou yang pernah menjadi bos Morata semasa di Real Madrid.

Selain United, Chelsea juga mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan penyerang 23 tahun ini. Pelatih baru Chelsea musim depan asal Italia, Antonio Conte akan memaksimalkan koneksinya dengan Juventus untuk memboyong Morata ke Stamford Bridge. Chelsea memang benar-benar membutuhkan penyerang baru untuk mengganti Diego Costa yang mengecewakan.

Beberapa klub lain juga tertarik untuk membeli Morata, seperti Napoli dan juga juara Premier League Inggris musim ini, Leicester City. Leicester berupaya untuk menambah kekuatan jelang musim 2016/2017 dimana mereka akan ikut ambil bagian dalam Liga Champions Eropa.

Kegemilangan Alvaro Morata bersama Juventus memang patut diacungi jempol. Meski bukan menjadi pilihan utama, Morata mampu membuktikan diri sebagai penyerang kelas dunia baik di liga Italia maupun Liga Champions. Tak mengherankan jika banyak klub tertarik untuk merekrutnya. Kita tunggu saja siapa klub beruntung yang akan mendapatkan tanda tangan Alvaro Morata di bursa transfer musim panas nanti.

Chelsea dan AS Roma Saling Taksir Pemain

Chelsea dan AS Roma Jajaki Transfer Saga

Chelsea dan AS Roma Saling Taksir Pemain

Radja Nainggolan

Belakangan ini AS Roma dan Chelsea terlibat negosiasi serius terhadap perpindahan pemain dari kedua kubu. Kedua klub tersebut saling taksir pemain dari masing-masing kubu. Tak ayal media-media di Italia banyak berspekulasi mengenai transfer antar kedua klub ini pada bursa transfer musim panas nanti.

Pemberitaan transfer ini menyeruak sejak Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea di musim 2016/2017 mendatang. Conte yang sekarang masih bertugas sebagai pelatih timnas Italia meminta manajemen Chelsea merekrut beberapa pemain dari Serie A Italia, tempat Conte dulu melatih dan berjaya bersama Juventus.

Pemain yang paling santer dikabarkan pada transfer saga kedua klub adalah Radja Nainggolan. Pemain yang memiliki darah Indonesia ini dikabarkan akan meninggalkan AS Roma untuk bergabung dengan Chelsea. Kubu The Blues sudah menyiapkan dana sebesar 23 juta Euro untuk memboyong gelandang tengah asal Belgia tersebut.

Antonio Conte memang sangat menyukai gaya permainan Radja Nainggolan. Semenjak masih bermaing bersama Cagliari dulu, Conte sudah lama memantau pemain enerjik ini. Namun Nainggolan lebih memilih bergabung bersama dengan klub ibukota, AS Roma.

Chelsea memang membutuhkan seorang gelandang serba bisa yang mempunyai kemampuan bertahan dan menyerang yang sama bagusnya. Jika berhasil mendaratkan Radja Nainggolan, maka skuad Chelsea musim depan dipastikan menjadi lebih lengkap dan tentu saja lebih kuat.

Selain Radja Nainggolan, pemain yang terlibat transfer saga Roma-Chelsea adalah Radamel Falcao. Penyerang asal Kolombia ini menjadi incaran AS Roma untuk mengisi pos lini depan. Falcao sendiri masih menjadi milik Monaco. Di Chelsea, mantan pemain Atletico Madrid tersebut statusnya masih sebagai pemain pinjaman.

Roma memang membutuhkan penyerang murni yang berkualitas, untuk menggantikan Edin Dzeko yang penampilannya kurang memuaskan bersama Serigala Ibukota. Meski Falcao sendiri performanya juga tidak stabil, Roma yakin jika mantan pemain FC Porto itu mampu kembali bersinar di Serie A Italia.

Saga transfer antara Roma dan Chelsea akan terus bergulir. Kita tunggu saja kelanjutan transfer saga ini di bursa transfer musim panas mendatang.

Napoli Kalah, Higuain Menangis

Napoli Keok, Higuain Menangis

Napoli Kalah, Higuain Menangis

Tangisan Gonzalo Higuain mewarnai kekalahan Napoli dari tuan rumah Udinese di ajang Serie A Italia. Kekalahan tersebut membuat Napoli semakin tertinggal dari pimpinan klasemen, Juventus, yang di saat bersamaan berhasil mengalahkan Empoli dengan skor tipis 1-0.

Akibat kekalahan di pertandingan itu, peluang Napoli untuk menjuarai Serie A musim ini sedikit demi sedkit mulai tertutup. Napoli tertinggal 6 poin dari Juventus di peringkat pertama. Bahkan posisi runner up Napoli juga rawan terkejar oleh AS Roma yang menguntit di posisi ketiga.

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Udinese tampil cukup agresif. Pertandingan baru berjalan 14 menit, tuan rumah mampu membuka keunggulan lewat Bruno Fernandes. Udinese pun unggul dengan skor 1-0.

Tersentak dengan gol tuan rumah, anak asuhan Mauricio Sarri mencoba keluar menyerang. Hasilnya, Gonzalo Higuain mampu menyamakan kedudukan di menit ke-24. Sepakan penyerang asal Argentina tersebut tak mampu dibendung oleh penjaga gawang Udinese, Karnezeis.

Jelang babak pertama usai, Udinese kembali berhasil memimpin setelah Bruno Hernandez kembali mencetak gol ke gawang Napoli. Udienese pun menutup babak pertama pertandingan dengan keunggulan 2-0 atas Napoli.

Di babak kedua, Napoli yang berada di bawah tekanan mencoba menguasai permainan. Namun rapatnya lini belakang Udinese cukup membuat frustasi Marek Hamsik cs. Keasyikan menyerang justru gawang Napoli yang kembali kebobolan.

Kali ini giliran Cyril Therau yang mencatatkan namanya di papan skor usai menaklukkan penjaga gawang Napoli, Gabriel. Tuan rumah pun kembali menjauh dengan skor 3-1 atas tamunya dari Naples tersebut.

Tertinggal dua gol membuat pemain Napoli terlihat frustasi. Puncaknya terjadi saat Gonzalo Higuain menerima kartu kuning kedua di menit ke-75 dan harus keluar dari lapangan. Saat keluar lapangan, terlihat Higuain meneteskan air matanya. Beban mental untuk membawa Napoli juara sepertinya membuat Higuain tidak mampu menahan emosi.

Bermain dengan 10 orang pemain membuat Napoli kesulitan untuk bisa menyamakan kedudukan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk keunggulan Udinese tetap bertahan. Kekalahan ini membuat Napoli harus mulai melupakan gelar Scudetto musim ini.

Napoli sempat unggul memimpin Serie A di awal tahun 2015. Namun konsistensi Il Partinopei dipertanyakan ketika mereka meraih hasil kurang memuaskan di bulan Maret. Kini Napoli harus berjuang sangat keras untuk bisa kembali ke jalur juara.