Tag Archives: Chelsea

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool

Laga bigmatch yang bertajuk Derby London akan tersaji di pekan keenam Premier League Inggris. Tuan rumah Arsenal akan menjamu Chelsea di stadion Emirates, Sabtu (24/9/2016). Duel dua tim yang berasal dari ibukota Inggris diprediksi akan berlangsung seru dan ketat.

Kedua tim hanya berjarak satu peringkat di klasemen sementara Premeir League. Arsenal berada di peringkat keempat, sedangkan Chelsea berada tepat di bawahnya, tepatnya peringkat kelima. Laga ini juga sekaligus akan menjadi duel perdana antara pelatih Arsenal, Arsene Wenger dengan pelatih Chelsea asal Italia, Antonio Conte.

Arsenal sedang berada dalam positif setelah berhasil meraih kemenangan dalam partai EFL Cup melawan Nottingham Forest. Dari lima pertandingan terakhir Arsenal di semua kompetisi, The Gunners belum terkalahkan.

Di pertandingan nanti, Arsene Wenger masih akan mengandalkan Olivier Giroud di lini depan. Giroud akan didukung penuh oleh penyerang lincah asal Chile, Alexis Sanchez. Wenger mempunyai pilihan penyerang sayap yang berlimpah. Namun, melihat dari performa terakhir, nama Theo Walcott dan Alex Iwobi nampaknya yang akan dipilih oleh Wenger.

Wenger juga masih akan bertumpu pada playmaker asal Jerman, Mesut Ozil. Ozil akan dibantu oleh Santi Cazorla dan Granit Xhaxa di lini kedua. Sementara di lini belakang, Petr Cech akan kembali menjadi pilihan di bawah mistar gawang Meriam London.

Sementara itu, Chelsea datang ke Emirates Stadium bermodalkan kemenangan 4-2 atas Leicester City di ajang EFL Cup. Menghadapi Arsenal, pelatih Chelsea asal Italia, Antonio Conte akan mengandalkan Diego Costa sebagai juru gedor utama. Sampai saat ini Diego Costa telah berhasil mencetak lima gol.

Diego Costa akan didukung oleh gelandang-gelandang lincah seperti Eden Hazzard, Oscar dan juga Willian. Di laga ini, Conte nampaknya akan memasang Cesc Fabregas sejak menit awal. Peforma Fabregas yang sedang menanjak berharap menular ke ajang Premier League.

Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini. Sebagai tuan rumah, Arsenal akan lebih mendominasi penguasaan bola. Sementara Chelsea yang dilatih oleh Antonio Conte akan mengandalkan serangan balik sebagai senjata utama mereka di laga ini.

Fabregas Bungkam Mulut Para Kritikus

Fabregas Bungkam Mulut Para Kritikus

Fabregas Bungkam Mulut Para Kritikus

Fabregas Bungkam Mulut Para Kritikus

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas seperti memberikan pesan kepada para pegkritiknya usai mencetak dua gol di laga EFL Cup melawan Leicester City, Rabu (21/9/2016). Di pertandingan itu sendiri, Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu menang dengan skor 4-2 lewat babak extra time.

Chelsea sempat tertinggal dua gol lebih dulu usai penyerang asal Jepang, Shinji Okazaki mencetak gol di menit ke-7 dan ke-14. Tertinggal dua gol membuat anak asuhan Conte itu langsung keluar menyerang. Hasilnya, Chelsea mampu memperkecil ketinggalan di menit tambahan babak pertama melalui Gary Cahill.

Di babak kedua, Chelsea mampu menyamakan kedudukan tepatnya di menit ke-49 melalui tendangan volley Cesar Azpilicueta. Karena skor 2-2 bertahan hingga babak kedua berakhir, laga pun dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak extra time inila Fabregas keluar sebagai pahlawan Chelsea. Gelandang Spanyol tersebut berhasil mencetak dua gol di menit ke-92 dan 94. Chelsea pun keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak selanjutnya.

Usai pertandingan, Cesc Fabregas mendapatakan banyak pujian. Sempat menjalani masa-masa sulit di awal musim ini, Fabregas mampu membuktikan diri di pertandingan ini. Fabregas sendiri belum pernah diturunkan sekalipun di ajang Premier League Inggris.

“Tim bermain dengan sangat fantastis. Saya berharap dua gol yang saya cetak ini mampu membungkam beberapa jurnalis, beberapa harian dan beberapa yang selalu berkata buruk sepanjang waktu. Mari fokus kepada yang lebih penting, Chelsea menang. Saya fokus ntuk menang dan bermain bagus ketika saya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan apa yang saya punya,” ujar Fabregas.

Fabregas sempat mendapatkan kritikan habis-habisan karena gagal masuk skuad inti Chelsea di bawah kepemimpinan Antonio Conte. Fabregas kalah bersaing dengan gelandang baru dari Perancis, N’Golo Kante. Kesempatan bermain Fabregas pun semakin terbatas dan terbatas.

Dua gol yang dibuatnya di pertandingan ini bisa membuat namanya kembali dilirik oleh pelatih Chelsea Antonio Conte. Jika konsisten bermain seperti yang ditunjukkannya ketika melawan Leicester City, bukan tidak mungkin satu tempat di skuad inti The Blues kembali menjadi miliknya.

Thibaut Courtois Ingin Gabung Real Madrid

Thibaut Courtois Ingin Gabung Real Madrid

Thibaut Courtois Ingin Gabung Real Madrid

Thibaut Courtois Ingin Gabung Real Madrid

Kabar buruk datang dari tim Chelsea. Penjaga gawang andalannya, Thibaut Courtois dikabarkan akan segera hengkang dari markas Chelsea, Stamford Bridge. Dari kabar yang beredar, Courtois akan kembali ke ajang La Liga Spanyol dan bergabung bersama raksasa Spanyol, Real Madrid.

Pemain timnas Belgia tersebut sebelumnya pernah bermain bersama klub La Liga lainnya, Atletico Madrid. Selama membela Atletico dnegan status pemain pinjaman, Courtois terbilang sukses dan bahkan pernah mengantarkan Altetico Madrid merengkuh gelar La Liga musim 2013/2014 silam.

Usai menjalani empat tahun masa peminjaman di Atletico, Courtois akhirnya kembali ke klub induknya, Chelsea. Bersama dengan Chelsea, Courtois berhasil menyingkirkan penjaga gawang senior, Petr Cech. Sejak saat itu, Courtois pun menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar gawang The Blues.

Namun, kebersamaan Courtois dan Chelsea nampaknya tak akan bertahan lama. Dalam sebuah wawancara dengan media, Courtois mengungkapkan kerinduannya pada ajang Divisi Primera La Liga Spanyol. Dia pun memberikan sinyal bahwa dirinya akan kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepakbola Spanyol tersebut.

“Saya masih mencintai Spanyol. Saya mencintai Spanyol sejak dari awal karena orangnya, gaya hidupnya, makanannya. Ketika saya meninggalkan Spanyol, saya tahu suatu saat nanti saya pasti akan kembali. Saya masih mempunyai kontrak bersama Chelsea 3 tahun lagi. Kami akan membuat keputusan apakah saya harus meninggalkan Chelsea atau menandatangani kontrak baru,” ujar Courtois.

Ketika ditanya tentang ketertarikan Real Madrid, pemain berusia 24 tahun tersebut terkesan malu-malu. Keputusan ini harus dipertimbangkan dengan matang mengingat Courtois sebelumnya membela klub rival Real Madrid, yaitu Atletico.

“Saya tidak tahu apapun tentang ketertarikan Real Madrid. Tapi banyak klub yang tertarik dengan saya karena profil saya. Saya bisa beradaptasi dengan semua gaya permainan di klub manapun. Tapi, yang saya tahu Real Madrid memberikan saya gestur yang sangat baik,” tambah penjaga gawang nomor satu timnas Belgia tersebut.

Di usia yang cukup muda untuk penjaga gawang, Thibaut Courtois memang banyak diincar oleh banyak klub besar Eropa. Namun, Chelsea sebagai klub pemilik tak akan membiarkan begitu saja pemain andalannya dibajak oleh klub lain.

Chelsea Siapkan 40 Juta Euro untuk Batshuayi

Berita Transfer : Chelsea Siapkan Dana Besar untuk Batshuayi

Chelsea Siapkan 40 Juta Euro untuk Batshuayi

Chelsea Siapkan 40 Juta Euro untuk Batshuayi

Bursa transfer musim panas yang bertepatan dengan Euro 2016 membuat banyak klub besar Eropa memilih untuk mengirimkan scouting coach untuk memantau bakat-bakat baru yang bersinar di perhelatan empat tahunan tersebut. Salah satu pemain yang menarik banyak perhatian adalah penyerang muda timnas Belgia, Michy Batshuayi.

Penyerang yang menyumbang satu gol saat Belgia menggilas Republik Irlandia di fase grup tersebut menjadi incaran banyak klub Eropa. Klub-klub besar seperti Chelsea, Juventus dan PSG, serta klub-klub papan tengah Premier League seperti West Ham United dan Crystal Palace berlomba-lomba untuk mendapatkan tandan tangan pemain Marseille tersebut.

Belakangan muncul kabar jika Marseille telah setuju untuk menjual Batshuayi ke Crytal Palace dengan nilai transfer sebesar 38 juta Euro. Namun kabar tersebut ternyata tak sepenuhnya benar. Mendengar Chelsea yang serius ingin membelinya, Batshuayi langsung menerima permintaan Chelsea untuk melakukan tes medis.

Seperti di beritakan bahwa Batshuayi akan diberi dispensasi untuk menjalani tes medis bersama dengan Chelsea jelang babak perempat final Euro 2016 Perancis. Jika berhasil menjalani tes medis, Batshuayi akan segera dikontrak oleh Chelsea selama lima tahun dengan nilai transfer mencapai 40 juta Euro.

Batshuayi yang mencetak 17 gol di ajang Ligue 1 musim lalu akan menjadi pemain termahal sepanjang sejarah yang pernah dijual Marseille ke klub lain. Batshuayi akan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Didier Drogba pada tahun 2004 silam.

Michy Batshuayi memang menjadi talenta muda Belgia yang paling bersinar saat ini. Di usia yang baru menginjak 22 tahun, Batshuayi sudah berhasil bersaing dengan penyerang-penyerang kelas wahid di Ligue 1 seperti Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani hingga Alexandre Lacazette.

Jika berhasil mendatangkan Batshuayi, maka opsi lini depan Chelsea semakin berlimpah. Musim lalu, Chelsea memang bermasalah dengan lini depan. Lini depan yang mandul membuat Chelsea sempat terperosok ke papan bawah klasemen Premier League.

Musim 2016/2017 depan, Chelsea akan ditangani oleh pelatih timnas Italia di Euro 2016, Antonio Conte. The Blues sendiri menargetkan menjadi juara di ajang Premier League musim 2016/2017 mendatang.

Chelsea dan Leicester Berbagi Angka di Stamord Bridge

Chelsea dan Leicester Berbagi Angka di Stamord Bridge

Chelsea dan Leicester Berbagi Angka di Stamord  Bridge

Chelsea vs Leicester City

Juara Premier League musim ini, Leicester City harus melawat ke kandang juara musim lalu, Chelsea, dalam pekan terakhir Premier League Inggris. Pertandingan yang digelar di Stamford Bridge tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Chelsea memimpin terlebih dahulu melalui sepakan Cesc Fabregas. Tim tamu sendiri mampu menyamakan kedudukan di penghujung babak kedua lewat Danny Drinkwater.

Sebelum lagi dimulai, para punggawa Chelsea memberikan penghormatan kepada pemain Leicester City berupa Guard of Honor. Penghormatan juga diberikan kepada pelatih Leicester, yang juga pernah melatih Chelsea, Claudio Ranieri.

Pertandingan ini juga menjadi pertandingan terakhir Guss Hiddink sebagai pelatih Chelsea. Pelatih Belanda tersebut menjadi pelatih Chelsea menggantikan Jose Mourinho yang diberhentikan di akhir 2015 lalu. Musim depan, Chelsea akan dilatih oleh pelatih asal Italia, Antonio Conte.

Tuan rumah mengawali pertandingan dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Peluang pertama Chelsea didapat dari tendangan Cesc Fabregas. Namun, kesigapan penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeicel membuat gawng tim tamu tetap aman.

Leicester sendiri bukan tanpa peluang. Peluang terbaik Leicester City tercipta di menit ke-32 melalui Jamie Vardy. Lepasa dari pengawalan lini belakang Chelsea, Vardy tinggal berhadapan dengan hibaut Courtois. Namun sayangnya, tendangan Vardy masih menyamping dari gawang The Blues. Skor imbang tanpa gol pun menutup paruh pertama pertandingan.

Usai turun minum, pertandingan berjalan cukup seru. Kedua tim tak ragu untuk saling jual beli serangan. Chelsea akhirnya bisa mencetak gol di menit ke-66 melalui gol penalti Cesc Fabregas. Hadiah penalti tersebut diberikan usai Nemanja Matic dijatuhkan di kotak terlarang oleh John Schullp.

Beberapa menit jelang pertandingan berakhir, Leicester mampu mencetak gol penyama kedudukan. Adalah gelandang timnas Inggris, Danny Drinkwater yang sukses menggetarkan jala gawang Chelsea yang dijaga oleh Thibaut Courtois. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.

Hasil imbang ini membuat Leicester kokoh di puncak klasemen akhir Premier League unggul bersih 10 angka dari peringkat kedua Arsenal. Sementara bagi Chelsea, hasil imbang ini menempatkan mereka di posisi ke-10 klasemen akhir Premier League Inggris di bawah Stoke City.