Tag Archives: Bayern Munich

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Bayeen Munich

Setelah melewati pertarungan sengit selama 120 menit plus drama adu penalti, Bayern Munchen akhirnya sukses mengalahkan Borussia Dortmund di final DFB Pokal 2016. Berkat kemenangan tersebut, Bayern sukses mempertahankan gelar DFB Pokal.

Kemenangan ini menjadi juga kado perpisahan bagi pelatih Bayern Munchen, Pep Guardiola yang menjalani laga terakhirnya bersama FC Holywood. Musim depan, Pep akan menangani tim Premier League, Manchester City. Laga antara Bayern Munchen dan Borrusia Dortmund kerap disebut sebagai Der Klassiker. Ini karena dua klub tersebut merupakan dua klub tersukses dari Jerman.

Di final DFB Pokal 2016 ini, sekali lagi Bayern Munchen bertemu dengan Borussia Dortmund. Dortmund yang berpuasa gelar major selama empat musim beruntun mencoba meraih kemenangan di laga final ini. Pelatih Dortmund, Thomas Tuchel menurunkan skuad terbaiknya, termasuk Marco Reus, Pierre-Emerick Aubameyang dan Shinji Kagawa. Sementara Pep Guardiola mengandalkan Thomas Muller dan Robert Lewandowski.

Di babak pertama, Bayern memiliki peluang melalui Douglas Costa. Namun, tendangan Costa masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Dortmund, Roman Burki. Sementara peluang terbaik Dortmund berasal dari Aubameyang. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.

Di babak kedua Bayern dan Munchen sama-sama memiliki beberapa peluang berbahaya. Namun, hingga paruh kedua berakhir, skor 0-0 tetap tak berubah. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak extra time skor tanpa gol juga tetap tak berubah, maka dari itu, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dua penendang pertama dari kedua klub berhasil mencetak gol. Drama terjadi ketika penendang kedua Dortmund, Sven Bender gagal menjebol gawang Neuer. Sementara penendang kedua Munchen sukses mengeksekusi penalti.

Penendang ketiga Dortmund dan Munchen sama-sama gagal. Sedangkan penendang keempat kedua tim sama-sama berhasil mencetak gol. Penendang terakhir Dortmund, Marco Reus sukses mencetak gol. Untuk keluar sebagai pemenang, penendang kelima Munchen, Douglas Costa harus bisa mencetak gol. Costa pun melakukan tugasnya dengan baik dan berhasil menjadi penentu kemenangan Munchen atas Dortmund.

Trofi juara DFB Pokal ini merupakan persembahan terakhir Pep Guardiola kepada Bayern Munchen. Selama 3 musim membela Munchen, Pep mengantarkan Die Bavarian juara Bundesliga dalam tiga musim berturut-turut.

Mourinho Tidak Terbiasa Dengan Kekalahan

Wolfsburg Mengundang Imigran Menghadiri Liga Champions

Mourinho – kalah adalah perasaan yang aneh

Manajer Chelsea, Jose Mourinho mengatakan kalah adalah “perasaan yang aneh”, setelah awal terburuk bagi timnya di Liga Premier dalam 29 tahun terakhir. Kekalahan sang juara Liga Premier tersebut atas Everton pada hari Sabtu adalah kekalahan ketiga mereka dalam lima pertandingan liga dan membuat mereka berada di peringkat ke 17. Tim asuhan Mourinho itu akan menghadapi Maccabi Tel Aviv di Liga Champions pada hari Rabu.

“Saya berjanji saya baik-baik saja,” katanya. “Saya tidak senang. Saya tidak terbiasa mengalami kekalahan berkali-kali, tetapi saya beradaptasi dengan situasi ini.” Dia menambahkan: “Anda tidak bisa mengharapkan saya untuk tetap tersenyum, tertawa dan bercanda. Ketika Anda tidak mendapatkan kesuksesan walaupun telah bekerja keras, Anda akan menjadi frustrasi… “Kami tahu siapa kami. Juara Liga Premier. Para fans menyanyikan itu. Tidak ada yang bisa mengambil identitas, piala atau sejarah kami, Anda dapat mencoba tetapi Anda tidak bisa melakukan itu.. “Jika Anda terbiasa untuk menang sepanjang waktu, maka ketika Anda tidak melakukannya Anda akan merasa aneh. Sebagian orang bisa menerima itu dengan baik, sementara yang lainnya tidak.”

Wolfsburg Mengundang Imigran Menghadiri Liga Champions Continue reading

Pemain Bayern Arjen Robben Dan Robert Lewandowski Mengalami Cedera

Striker Robert Lewandowski juga mengalami patah hidung dan rahang

Pemain sayap Bayern asal Belanda, Arjen Robben kembali mengalami cedera hanya setelah bermain selama 16 menit sejak ia kembali dari absen selama lima minggu

Arjen Robben terpaksa harus melewatkan sisa musim ini di bangku cadangan Bayern Munich, termasuk babak semi-final Liga Champions melawan Barcelona, setelah mengalami robek otot betis. Pemain sayap asal Belanda itu kembali mengalami cedera hanya setelah bermain selama 16 menit sejak ia kembali dari absen selama lima minggu ketika tampil sebagai pemain pengganti di kekalahan Bayern di semifinal Piala Jerman oleh Borussia Dortmund pada hari Selasa.

Striker Robert Lewandowski juga mengalami patah hidung dan rahang. Tapi pemain asal Polandia itu berharap untuk dapat tampil pada leg pertama di Barca pada tanggal 6 Mei. “Hanya beberapa hari lagi sampai pertandingan di Camp Nou, saya benar-benar berharap saya akan bisa bermain,” kata Lewandowski, yang dijatuhkan oleh kiper Dortmund, Mitchell Langerak di babak perpanjangan waktu sebelum kalah 2-0 di babak adu penalti di mana Bayern gagal untuk mengeksekusi semua tendangan penalti mereka. Juara Bundesliga yang baru tersebut mengatakan pemeriksaan medis lebih lanjut akan diperlukan untuk menentukan berapa lama Lewandowski harus absen dan bahwa pemain berusia 26 tahun itu juga telah mengalami gegar otak.

Robben, 31, kembali dari cedera perut yang dideritanya pada bulan Maret, cedera yang membuatnya harus absen pada kedua leg dari kemenangan agregat 7-4 Bayern atas FC Porto di babak perempat final Liga Champions. Setelah leg pertama di Portugal, dokter Bayern, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt mengundurkan diri setelah 38 tahun bersama dengan klub tersebut, dan mengklaim bahwa departemen medis telah disalahkan atas tidak adanya pemain kunci dalam kekalahan 3-1 itu.

Bayern Munich – Klub Pep Guardiola Memenangkan Gelar Juara Liga Jerman Yang Ke 25

Wolfsburg kalah karena gol Max Kruse

Tim asuhan Pep Guardiola, Bayern Munich mengalahkan Hertha Berlin dengan skor 1-0 pada hari Sabtu dan memperbesar peluang mereka dalam meraih gelar juara

Bayern Munich memenangkan gelar juara Bundesliga untuk ketiga kali berturut-turut berkat kekalahan 1-0 Wolfsburg atas Borussia Monchengladbach. Tim asuhan Pep Guardiola itu mengalahkan Hertha Berlin dengan skor 1-0 pada hari Sabtu dan memperbesar peluang mereka dalam meraih gelar juara. Wolfsburg harus mengalahkan Gladbach untuk membuat Bayern menunggu satu minggu lagi untuk meraih gelar juara Bundesliga yang ke 24 dan juara umum ke 25, namun kalah karena gol Max Kruse. Bundesliga dimulai pada tahun 1963.

Bayern juga masih berada di kompetisi Liga Champions dan semifinal Piala Jerman. Mereka tidak akan memiliki banyak waktu untuk merayakan keberhasilan ini karena mereka harus menghadapi rival mereka, Borussia Dortmund dalam partai empat besar piala domestik pada hari Selasa. Bayern tengah berusaha untuk meraih gelar juara ganda domestik untuk ketiga kali beturut-turut, dan tiga gelar juara sekaligus unutk kedua kali berturut-turut dalam kurun waktu tiga tahun. Guardiola telah memenangkan lima gelar domestik selama enam tahun menjabat sebagai manajer; tiga kali dalam empat tahun dengan Barcelona dan sekarang dua kali selama dua tahun bersama Bayern. The Bavarians akan menghadapi Barca di semi-final Liga Champions pada bulan Mei.

Direktur Utama Karl-Heinz Rummenigge mengatakan: “Mempertahankan gelar merupakan prestasi luar biasa. Selamat kepada pelatih dan tim. Mereka telah tampil fantastis di sepanjang musim, dalam satu musim setelah Piala Dunia di mana sejumlah besar pemain kami mengikuti kompetisi tersebut… “Kami akan mengadakan pesta yang megah, jangan khawatir. Tapi semua itu akan terjadi pada waktunya. Dan ketika kami melakukan itu, maka itu akan menjadi perayaan besar.”

Jose Mourinho – Tindakan Arsene Wenger Untuk Menentang Ballon d’Or Memang Tepat

Jose Mourinho mengatakan penghargaan Ballon d'Or yang diberikan kepada pesepakbola terbaik dunia memiliki dampak negatif pada dunia sepakbola

Mourinho setuju dengan Wenger bahwa sepak bola terlalu memusatkan perhatian pada individu dan bukan pada tim

Manajer Chelsea, Jose Mourinho mengatakan penghargaan Ballon d’Or yang diberikan kepada pesepakbola terbaik dunia memiliki dampak negatif pada dunia sepakbola.

Manajer asal Portugis itu mengatakan ia setuju dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger bahwa sepak bola terlalu memusatkan perhatian pada individu dan bukan pada tim. “Dia menetang Ballon d’Or dan saya pikir dia benar,” kata Mourinho, 52. “Sepakbola saat ini sedikit kehilangan konsep tim dan lebih fokus pada individu.” Mourinho, yang telah memenangkan tujuh gelar liga di empat negara yang berbeda dan dua kali Liga Champions, mengatakan kepada Daily Telegraph bahwa yang menang adalah tim, bukan individu.

Dia mengatakan: “Bagi saya, sepak bola adalah kolektif. Seseorang akan diterima jika Anda ingin membuat tim kami menjadi lebih baik. Tetapi Anda harus bekerja untuk kami, bukan kami yang harus bekerja untuk Anda… “Ketika pemain top tiba, tim ini sudah ada. Bukan dia yang datang untuk menemukan tim, seperti Columbus menemukan Amerika. Tidak, tidak, Anda sekarang datang untuk membantu kami menjadi lebih baik.” Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or 2014 mengalahkan pemain Barcelona, Lionel Messi dan pemain Bayern Munich, Manuel Neuer.

Mourinho juga mengungkapkan pekerjaan pertamanya adalah sebagai guru yang bekerja dengan anak-anak dengan Down Sindrome dan cacat mental, saat di mana ia menemukan betapa pentingnya untuk membangun hubungan. “Secara teknis, saya tidak siap untuk membantu anak-anak itu,” katanya. “Dan saya hanya bisa berhasil karena satu hal, hubungan emosional yang dibangun dengan mereka. “Saya melakukan mukjizat-mukjizat kecil hanya karena hubungan kasih sayang, sentuhan, empati. Hanya karena itu.”

Sekarang ia menggunakan pengalaman itu saat melatih beberapa pemain terbaik di dunia. Dia mengatakan: “Tentu saja Anda membutuhkan pengetahuan, kemampuan untuk menganalisa berbagai macam hal. Tapi pusat dari segalanya adalah hubungan, dan empati, tidak hanya dengan para individu, tetapi juga di dalam tim..”