Tag Archives: Barcelona

Bendera Catalan Dilarang, Barcelona Geram

Bendera Catalan Dilarang, Barcelona Geram

Bendera Catalan Dilarang, Barcelona Geram

Bendera Catalonia

Ketegangan terjadi jelang laga final Copa Del Rey yang mempertemukan Barcelona dan Sevilla di stadion Mestalla. Penyebabnya adalah pelarangan bendera Catalan masuk stadion saat pertandingan final berlangsung. Penyelenggara melarang pendukung Barcelona membawa bendera Catalan yang dianggap sebagai lambang pemberontakan dari Spanyol.

Reaksi keras dari kubu Barcelona langsung menyeruak usai pelarangan tersebut. Menurut kubu La Blaugrana, pelarangan itu sangat konyol. Offisial Barcelona akan sekuat tenaga untuk melawan pelarangan tersebut. Selama ini, bendera Catalan memang sering muncul ketika Barcelona sedang bertanding.

Di final Copa Del Rey tahun lalu, bendera Catalan juga muncul. Akibatnya, Barcelona dihukum oleh UEFA. UEFA sebagai otoritas tertinggi sepakbola di Eropa memang dengan tegas melarang lambang atau simbol politik muncul dalam sebuah pertandingan. Pelarangan bendera Catalan di final nanti atas prakarsa pemerintah Spanyol.

Kubu Barcelona langsung memberikan tanggapan terhadap pelarangan tersebut. Menurutnya, pelarangan tersebut adalah penyerangan terhadap kebebasan berekspresi. Dalam sebuah rilisan pers, Barcelona pun menanggapi hal tersebut.

“Dilarangnya bendera Catalan menurut pandangan kami adalah sebuah serangan terhadap kebebasan berkespresi dan kebebasan mengeluarkan ide dan opini secara bebas. Kami akan selalu melindungi cara berekspresi dari para pendukung kami yang selalu menunjukkan rasa hormat dan kemanusiaan yang tinggi,”

Jika pelarangan tersebut terus berlanjut, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengancam tidak akan menghadiri pertandingan final tersebut. Bartomeu melakukan hal tersebut sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Spanyol yang dianggap sewenang-wenang. Offisial Barca sendiri juga sudah mengajukan banding terhadap pelarangan tersebut.

Melalui pengacaranya, Barcelona sudah mengajukan banding ke pengadilan Madrid mengenai hal tersebut. Dalam statement resmi klub, kubu Barcelona akan berusaha keras untuk melindungi para pendukungnya dalam rangka kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi.

Bagi pemerintah Spanyol, bendera Catalan yang bernama Estelades dianggap sebagai sebuah bentuk penghinaan kepada kedaulatan Spanyol. Selama ini, bendera Estelades memang kerap diasosiasikan dengan simbol pemberontakan. Sudah lama Catalan ingin keluar dari Spanyol. Hal itulah yang membuat pemerintah Spanyol tidak ingin melihat ada bendera Catalan yang muncul di final Copa Del Rey nanti.

Gol 500 Messi Gagal Bawa Kemenangan untuk Barca

Gol 500 Messi yang Sia-sia

Gol 500 Messi Gagal Bawa Kemenangan untuk Barca

Lionel Messi

Barcelona benar-benar sedang berada dalam periode buruk mereka. Setelah mengalami kekalahan dari Real Madrid, Real Sociedad dan Atletico Madrid, kemarin Barca juga tak berdaya di hadapan Valencia. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Barca menyerah 1-2 dari tamunya tersebut.

Kekalahan tersebut membuat persaingan dalam memperebutkan gelar juara La Liga semakin sengit. Barcelona yang sebelumnya unggul 9 poin atas Atletico Madrid, kini berhasil disamai poinnya. Bahkan Barca hanya berbeda satu poin dengan peringkat ketiga, Real Madrid.

Setelah disingkirkan Ateltico dari ajang liga Champions, Luis Enrique menginstruksikan anak asuhnya untuk fokus ke La Liga. La Blaugrana pun tampil dengan kekuatan penuh, termasuk trisula maut Messi, Suarez dan Neymar. Meskipun begitu, Valencia yang diarsiteki oleh pelatih barunya bermain cukup solid di pertandingan tersebut.

Tim tamu berhasil mencuri gol di menit ke-26 lewat gol bunuh diri Ivan rakitic. Pemain asal Kroasia tersebut salah mengantisipasi umpan pemain Valencia. El Che kemudian mampu menggandakan keunggulan jelang akhir pertandingan lewat sepakan Santi Mina. Valencia pun sukses mengungguli tuan rumah dengan skor 0-2 di babak pertama.

Tak mau kalah untuk kesekian kalinya, Barcelona tampil lebih dominan di babak kedua. El Barca akhirnya mampu memperkecil ketinggalan melalui Lionel Messi di menit ke-63. Gol tersebut merupakan gol ke-500 Messi sepanjang karirnya bersama Barcelona.

Usai gol Messi, Barcelona semakin agresif dan bernafsu untuk mengejar ketinggalan. Namun, barisan pertahanan Valencia yang digalang Shkodran Mustafi malam itu bermain cukup taktis. Skor 1-2 untuk keunggulan Valencia berhasil dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan Barcelona ini dimanfaatkan dengan baik oleh Atletico Madrid. Anak asuhan Diego Simeone tersebut berhasil mengalahkan tamunya, Granada dengan skor telak 3-0. Tiga gol Atletico masing-masing dicetak oleh Koke di menit ke-15, Fernando Torres di menit ke59 dan Correa di menit ke-83. Tambahan tiga poin membuat Atletico berhasil menyamai poin Barca.

Perebutan gelar juara La Liga musim ini dipastikan akan seru hingga laga terahir. Barcelona, Atletico Madrid dan Real Madrid akan saling sikut dalam perebutan gelar juara La Liga musim 2015/2016.

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City

Drawing babak semifinal liga Champions akhirnya digelar. Dalam drawing atau pengundian yang dilaksanakan di markas UEFA tersebut, dihasilkan dua pertandingan. Pertandingan pertama mempertemukan Atletico Madrid dengan Bayern Munchen. Sedangkan pertandingan kedua mempertemukan Manchester City dan Real Madrid.

Kubu Manchester City cukup sumringah dalam drawing babak semifinal tersebut. Menurut pelatih City, Manuel Pellegrini, setelah gagalnya Barcelona di babak perempat final, tidak ada lagi yang perlu ditakutkan oleh The Citizens.

Bagi Pellegrini, Barcelona adalah momok yang menakutkan. Dalam dua edisi terakhir liga Champions, City selalu bertemu dengan Barcelona di babak 16 besar. Hasilnya pun cukup mengecewakan karena kubu Manchester biru selalu kalah.

“Saya tidak merayakannnya (kekalahan Barca). Tapi, jika Anda bertanya tim mana yang paling kami hindari, maka Barcelona adalah jawabannya. Ketika tim yang sama mengalahkan Anda dua kali, hal itu akan menjadi suatu penghalang dalam hal mental,” ujar Pellegrini.

Lawan yang akan dihadapi Manchester City sendiri di babak semifinal adalah musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid. Anak asuhan Zinedine Zidane tersebut berhasil mengatasi perlawanan wakil Jerman, Wolfsburg di babak perempat final.

Menanggapi hasil drawing tersebut, Pellegrini mengaku tidak takut dengan Real Madrid. Pellegrini sendiri merupakan mantan pelatih Madrid. Menurutnya, Manchester City akan bermain lebih lepas karena tekanan akan tertuju kepada Real Madrid.

“Mereka mempunyai tekanan lebih besar daripada kami, karena mereka adalah klub besar. Mereka mempunyai pemain-pemain besar, tapi kami juga memiliki pemain yang bisa memberikan kemenangan. Kami tidak takut dengan Real Madrid,” tambah mantan pelatih Villareal tersebut.

Manchester City akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu, sebelum di pertandingan selanjutnya akan bertamu ke stadion Santiago Bernabeau. Ini adalah semifinal pertama Manchester City di liga Champions Eropa. City juga menjadi satu-satunya wakil Inggris yang tersisa di kompetisi paling elit Eropa musim ini.

Kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid membuat Manchester City lebih percaya diri menghadapi babak semifinal liga Champions ini. Jika berhasil mengantarkan City meraih gelar juara liga Champions musim ini, Pellegrini akan meninggalkan jejak emas di akhir masa kepelatihannya.

Barcelona Tak Berdaya di Tangan Atletico

Barcelona Tunduk di Depan Atletico Madrid

Barcelona Tak Berdaya di Tangan Atletico

Atletico Madrid

Usai sudah perjalanan FC Barcelona di ajang liga Champions musim ini. Anak asuhan Luis Enrique tersebut gagal mempertahankan keunggulan di leg pertama perempat final, setelah di leg kedua ditundukkan oleh tuan rumah Atletico Madrid dengan skor 2-0, di stadion Vicente Calderon, Rabu (14/4/2016).

Antoine Griezmann menjadi pahlawan Atletico di pertandingan tersebut dengan dua golnya. Gol keduanya di menit akhir pertandingan memastikan Atletico Madrid meraih satu tiket ke babak semifinal liga Champions musim ini.

Kekalahan 2-0 tersebut membuat Lionel Messi cs. harus angkat kaki dari liga Champions musim ini karena di leg pertama Atletico mampu mencetak gol tandang saat bertamu ke kandang Barcelona. Agregat akhir pertandingan sendiri adalah 3-2 untuk keunggulan Los Rojiblancos.

Anak asuhan Diego Simeone mempunyai semangat berlipat ganda untuk mengalahkan juara bertahan liga Champions tersebut. Atletico Madrid ingin membalaskan dendam kekalahan di leg pertama yang cukup kontroversial, yang membuat Fernando Torres harus diusir dari lapangan.

Di pertandingan itu sendiri seperti biasa Barcelona unggul dalam hal penguasaan bola. Namun pasukan Catalan cukup kesulitan membongkar pertahanan solid yang digalang oleh Diego Godin cs. Tuan rumah akhirnya mampu membuka keunggulan 7 menit sebelum babak pertama usai setelah sundulan Griezman menghujam keras gawang Barcelona.

Skor 1-0 untuk keunggulan Ateltico Madrid menutup babak pertama pertandingan. Di babak kedua, Barcelona masih tetap unggul penguasaan bola. Sementara Atleti sesekali melakukan serangan balik cepat.

Gol yang ditunggu-tunggu publik Vicente Calderon akhirnya tercipta jelang menit akhir pertandingan. Atletico dihadiahi tendangan penalti setelah Andres Iniesta melakukan handsball. Wasit pun menunjuk titik putih. Antoine Griezmann yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Atletico pun unggul 2-0, sekaligus unggul agregat 3-2.

Kontroversi kembali terjadi di masa injury time, ketika tendangan Iniesta mengenai tangan pemain Atletico di kotak penalti. Namun wasit enggan memberi Barcelona hadiah penalti. Skor 2-0 untuk keunggulan Atletico Madrid akhirnya menutup laga.

Kekalahan ini membuat Barcelona otomatis tersingkir dari liga Champions. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan ketiga Barcelona dalam 4 pertandingan terakhir. Sebelumnya, Barcelona juga menderita kekalahan dari Real Madrid dan Real Sociedad di ajang La Liga Spanyol.

Mantan Kapten Madrid Sindir Perilaku Pique

Mantan Kapten Madrid Geram Pada Pemain Barca

Mantan Kapten Madrid Sindir Perilaku Pique

Guti Hernandez

Mantan kapten Real Madrid, Guti Hernandez mengkritik habis-habisan perilaku bek Barcelona, Gerrard Pique. Guti menganggap perilaku mantan pemain Manchester United tersebut di luar lapangan sungguh tidak mencerminkan seorang pemain professional.

Hal ini berawal dari komentar bek Madrid, Alvaro Arbeloa terhadap kekalahan mengejutkan Barcelona dari Real Sociedad di ajang La Liga Spanyol akhir pekan lalu. Arbeloa mengaku terkejut dengan kekalahan Barca tersebut. Komentar Arbeloa pun akhirnya ditanggapi oleh Gerrard Pique melalui akun twitter pribadinya.

Dengan nada merendahkan, Gerrard Pique membalas komentar Arbeloa lewat akun twitternya. Dalam cuitannya tersebut, Pique menganggap komentar dari seorang pemain yang baru bermain satu kali dari 32 pertandingan tak perlu didengar. Ejekan tersebut tentu dialamatkan kepada Arbeloa yang jarang turun sebagai starter bagi El Real musim ini.

Hal itulah yang membuat Guti Hernandez berang. Pemain yang dulunya berposisi sebagai gelandang bertahan ini menganggap cuitan Pique tersebut sangat tidak layak dikemukakan oleh seorang pesepakbola professional.

“Anda adalah orang terlucu di planet ini. Ketika Madrid kalah pemain diam. Tapi ketika Barca tergelicir, apa yang terjadi? Tak ada yang boleh mengomentari hal tersebut?” sindir Guti.

Menurut Guti, Pique harus menerima komentar tersebut sebagai seorang pria sejati. Guti juga beranggapan bahwa perilaku Pique di luar lapangan terkadang cukup kelewatan. Guti menyarankan Pique agar banyak belajar dari Xavi dan Charles Puyol dalam hal berperilaku.

“Anda harus menerima komentar tersebut sebagai seorang pria. Dia (Pique) sudah terlalu kelewatan. Saya tak pernah melihat ada pemain aktif dari Barca maupun Madrid yang melecehkan sesama pemain professional,”

“Dia tak belajar apapun dari Xavi dan Puyol. Kepribadiannya lebih menonjol dibandingkan kemampuannya di lapangan. Dia (Pique) terlalu sering menarik perhatian ketika berada di luar lapangan,” ujar Guti.

Pique memang dikenal sebagai pemain yang cukup aktif di media sosial. Tak jarang, Pique mengomentari kegagalan dari Real Madrid lewat akun media sosial miliknya. Kini, Pique kena batunya sendiri setelah Barcelona mengalami dua kekalahan beruntun di La Liga setelah ditundukkan oleh Real Madrid dan Real Sociedad.