Tag Archives: AC Milan

Andrea Pirlo – New York City Membeli Gelandang Juventus

Andrea Pirlo telah memenangkan 115 pertandingan untuk tim nasional Italia, dan mencetak 13 gol

satu bermain selama satu dekade di klub AC Milan, Andrea Pirlo pindah dengan status bebas transfer ke Juventus

Pemain tengah Juventus, Andrea Pirlo telah bergabung dengan klub Major League Soccer, New York City dengan status bebas transfer.

Gelandang berusia 36 tahun itu memenangkan enam gelar Serie A dengan AC Milan dan Juventus, dua gelar juara Liga Champions dengan Milan dan Piala Dunia bersama tim nasional Italia di tahun 2006. Juve telah sepakat untuk mengakhiri kontraknya setahun lebih awal sehingga dia bisa pindah ke Amerika Serikat dengan kontrak selama dua setengah tahun. Rekan-rekan satu timnya yang baru New York termasuk mantan gelandang Chelsea dan tim nasional Inggris, Frank Lampard dan striker asal Spanyol, David Villa.

“Kontrak yang luar biasa! Selamat datang di klub ini, Andrea Pirlo!” demikian Lampard menulis di halaman Facebook-nya. Pirlo akan pindah secara resmi pada tanggal 21 Juli, yang berarti dia tidak akan membuat debutnya bersama-sama dengan Lampard di pertandingan liga hari Minggu melawan Toronto FC di Stadion Yankee. “Saya memiliki beberapa peluang untuk bermain di luar Italia, tapi saya tidak pernah ragu dalam memilih New York,” kata Pirlo.

Pria Italia itu memulai karirnya dengan Brescia dan bermain untuk Inter Milan sebelum bergabung dengan rival sekota mereka AC Milan pada tahun 2001. Setelah satu dekade di klub tersebut, ia pindah dengan status bebas transfer ke Juventus. Di sana ia mencetak 19 gol, 15 diantaranya melalui tendangan bebas, di 164 pertandingan, memenangkan gelar Serie A di keempat musim selama dia bermain di Juventus. Dia telah memenangkan 115 pertandingan untuk tim nasional Italia, dan mencetak 13 gol.

David Beckham – Kegagalan FIFA Tercela Dan Mengerikan

Jaksa penuntut dari Swiss juga tengah melakukan penyelidikan terhadap proses tender untuk Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022

Beckham turut ambil bagian dalam upaya Inggris yang gagal untuk menjadi tuan rumah dari Piala Dunia 2018

Mantan kapten tim nasional Inggris, David Beckham mengatakan “sudah saatnya bagi FIFA untuk mengubah diri” setelah Sepp Blatter mengatakan ia akan mengundurkan diri dari jabatannnya sebagai presiden dari organisasi sepak bola dunia tersebut. Blatter berencana untuk mengakhiri masa pemerintahannya yang telah berlangsung selama 17 tahun setelah FIFA menjadi sasaran dari dua kasus korupsi yang menjadi pusat perhatian dunia. “Saya berharap akhirnya kita sekarang bergerak ke arah yang benar,” kata Beckham. “Beberapa hal yang baru sekarang kita ketahui telah terjadi adalah sangat tercela, tidak dapat diterima dan mengerikan untuk permainan yang sangat kita cintai ini.” Penyeledik dari Amerika Serikat menangkap tujuh orang pejabat FIFA atas tuduhan pemerasan, penipuan transfer dan pencucian uang.

Jaksa penuntut dari Swiss juga tengah melakukan penyelidikan terhadap proses tender untuk Piala Dunia 2018 yang rencananya akan diadakan di Rusia dan Piala Dunia 2022 yang akan diadakan di Qatar. Beckham, yang kini  telah pensiun setelah berkarir di klub-klub ternama seperti Manchester United, Real Madrid, LA Galaxy, AC Milan dan Paris St-Germain, turut ambil bagian dalam upaya Inggris yang gagal untuk menjadi tuan rumah dari Piala Dunia 2018. “Sepak bola bukanlah hanya milik beberapa individu di kalangan atas, sepak bola itu adalah milik jutaan orang di seluruh dunia yang mencintai olahraga ini,” katanya. “Sudah saatnya FIFA untuk berubah dan kita semua harus menyambut perubahan itu.”

Inter Milan 0-0 AC Milan

tim asuhan Filippo Inzaghi tersebut akhirnya mampu mempertahankan catatan mereka yang hingga saat ini hanya kalah satu kali dalam sembilan pertandingan

Robert Mancini dan Inter Milan mengira mereka telah meraih kemenangan, tapi gol bunuh diri Philippe Mexes di babak kedua dibatalkan karena pelanggaran

Rival sekota Inter dan AC Milan harus berbagi angka saat pertandingan antara kedua tim papan tengah klasemen Serie A tersebut berakhir dengan kebuntuan.

Dengan kualifikasi kejuaraan Eropa tampaknya berada di luar jangkauan bagi kedua belah pihak, kebanggaan sebagai tim lokal adalah satu-satunya hal yang dipertaruhkan. Dan setelah pertemuan pertama di musim ini juga berakhir dengan hasil imbang, kedua klub yang hanya bisa bermimpi mengenai kejayaan masa lalu tersebut tetap berada dalam status quo.

Robert Mancini dan Inter Milan mengira mereka telah meraih kemenangan, tapi gol bunuh diri Philippe Mexes di babak kedua dibatalkan karena pelanggaran. Gol bunuh diri tersebut membuat keadaan menjadi sulit bagi Milan setelah istirahat paruh waktu, akan tetapi tim asuhan Filippo Inzaghi tersebut akhirnya mampu mempertahankan catatan mereka yang hingga saat ini hanya kalah satu kali dalam sembilan pertandingan.

Inter, tak terkalahkan di kandang dalam pertandingan derby sejak November 2010, hanya mampu memenangkan satu dari sembilan pertandingan terakhir mereka. Tapi butuh aksi penyelamatan yang luar biasa dari Diego Lopez di awal pertandingan untuk mengagalkan tendangan jarak jauh pemain Inter, Hernanes memasuki gawangnya di sudut atas. Dan kiper asal Spanyol tersebut membuat penyelamatan untuk menahan bola yang memantul setelah mengenai Joel Obi 10 menit menjelang pertandingan berkahir saat pertandingan derby antara kedua rival sekota tersebut berakhir tanpa gol untuk pertama kalinya sejak Oktober 2004.

Sebelumnya di hari yang sama, peringkat ketiga Roma ditahan imbang 1-1 oleh Atalanta dan membuat mereka kehilangan kesempatan untuk naik di atas Lazio, sementara Rafa Benitez dan timnya Napoli tampak berada di jalur yang benar untuk memasuki kualifikasi Liga Europa dengan kemenangan 3-0 di Cagliari.

New York City – Kaka Mengagalkan Peluang Klub Baru MLS Meraih Kemenangan Di Pertandingan Pertama

New York City harus berpuas diri dengan satu angka, dengan striker David Villa tidak mampu untuk mencetak satu gol pun.

Mantan playmaker AC Milan Kaka mencetak gol dari tendangan bebas di menit ke 91

Pertandingan pertama klub sepak bola Major League Soccer, New York City berakhir imbang saat 62.510 penggemar menyaksikan Kaka menyamakan kedudukan di menit-menit akhir untuk Orlando City di Citrus Bowl.

Mantan playmaker AC Milan itu mencetak gol dari tendangan bebas di menit ke 91, setelah Mix Diskerud membawa tim tamu unggul lebih dulu dengan gol pertama mereka. Orlando harus bermain dengan 10 orang ketika bek Aurelien Collin menerima kartu merah. Tapi New York City harus berpuas diri dengan satu angka, dengan striker David Villa tidak mampu untuk mencetak satu gol pun.

Frank Lampard, yang saat ini berada di Manchester City, akan menyusul mantan pemain Barcelona, Villa untuk bergabung dengan New York City, pada akhir musim Liga Premier. Lampard, 36, yang dibeli oleh New York City dari Chelsea dengan status bebas transfer pada bulan Juni lalu, kemudian bergabung dengan Manchester City pada kesepakatan jangka pendek.

Pada bulan Januari, penggemar New York City mengatakan mereka marah dengan keputusan Lampard untuk memperpanjang masa tinggalnya dengan klub juara Liga Premier tersebut, yang menyetujui kemitraan dengan raksasa bisbol New York Yankees untuk membentuk New York City pada tahun 2013.

Kapten Liverpool, Steven Gerrard, 34, akan bergabung dengan LA Galaxy saat kontraknya di Anfield berakhir musim panas ini.

Roberto Mancini – Manajer Inter Milan Senang Dengan Hasil Imbang Pertarungan Derby

Mancini - Pertandingan derby itu selalu sulit dan itu yang terjadi di sini

Roberto Mancini memenangi tiga gelar Serie A selama masa kepelatihannya yang pertama di Inter Milan antara tahun 2004 dan 2008

Manajer Inter Milan Roberto Mancini merasa senang dengan hasil imbang 1-1 melawan AC Milan di pertandingan pertamanya setelah kembali ke Inter. Mancini memenangi tiga gelar Serie A selama masa kepelatihannya yang pertama antara tahun 2004 dan 2008, namun mantan manajer Manchester City itu telah sembilan kali kembali ke sebuah klub Serie A.

“Pertandingan derby selalu sulit dan itu yang terjadi di sini,” kata Mancini. “Saya sangat senang dengan bagaimana tim ini bermain. Kami mengubah sistem yang telah digunakan selama 18 bulan terakhir dan itu tidak pernah akan mudah untuk dilakukan.” AC Milan memimpin melalui tendangan voli yang luar biasa dari Jeremy Menez, akan tetapi Joel Obi memenangkan satu poin bagi Inter dengan tembakan yang ditempatkannya ke sudut gawang dari tepi kotak penalti. Setelah itu kedua belah pihak dengan gencar menyerang gawang lawan dalam upaya untuk menjadi pemenang dari pertandingan tersebut.

“Saya tidak berpikir bahwa saya akan dapat melakukan revolusi besar-besaran dalam lima hari. Sudah sewajarnya Anda mendapat beberapa masalah di awal,” kata Mancini. “Kami jauh dari tempat ketiga tapi terlalu dini untuk melihat posisi di klasmen.” Manajer AC Milan, Filippo Inzaghi, yang menggantikan Clarence Seedorf di musim panas, juga puas untuk meraih satu poin yang membuat timnya naik satu peringkat ke urutan ketujuh. “Itu adalah pertandingan yang cukup seimbang,” katanya. “Saat ini kami tidak melihat upaya kami mendapat hasil penuh.”

“Kami memainkan pertandingan yang baik, dengan semangat yang baik. Inter bermain dengan sistem baru dan kami melakukannya dengan baik dalam melawan mereka. Saya bermain dengan empat pemain depan untuk membuatnya tahu bahwa saya ingin memenangkan derby ini. Satu-satunya hal yang membuat saya kecewa adalah bahwa kami tidak dapat memberikan kemenangan bagi para fans kami. Tujuan kami adalah untuk membuat stadion San Siro ini kembali dipenuhi oleh para fans. Kami memiliki keinginan dan komitmen untuk itu, kualitas permainan akan membaik seiring berjalannya waktu.”