Category Archives: Liga Perancis

PSG Kalah Lagi, Unai Emery Terancam Didepak

PSG Kalah Lagi, Unai Emery Terancam Didepak

PSG Kalah Lagi, Unai Emery Terancam Didepak

PSG Kalah Lagi, Unai Emery Terancam Didepak

Paris Saint Germain kembali menelan hasil buruk di ajang Ligue 1 Perancis. Usai dikalahkan AS Monaco dan ditahan imbang oleh Saint Ettiene, anak asuhan Unai Emery tersebut kembali menelan kekalahan dari tuan rumah Toulosue dengan skor 2-0.

Ini adalah kekalahan kedua Paris Saint Germain di pentas Ligue 1 Perancis. Hasil ini membuat pelatih Unai Emery kembali di bawah tekanan. Serangkaian hasil buruk yang diderita oleh PSG membuat Unai Emery berada dalam bayang-bayang pemecatan.

Di pertandingan itu sendiri, PSG harus bermain dengan 10 orang pemain di paruh kedua, usai Serge Aurier menerima kartu merah di penghujung babak pertama. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan betul oleh tuan rumah. Toulouse berhasil mencetak dua gol di paruh kedua melalui Yann Bodgier dan Pascal Dupraz.

Kekalahan ini membuat PSG kembali turun ke peringkat kedua klasemen sementara Ligue 1 Perancis. Ini adalah kekalahan kedua yang diderita oleh Edinson Cavani cs. di bawah kepemimpinan pelatih baru mereka, Unai Emery. Usai laga, Unai Emery justru menyalahkan kepemimpinan wasit yang memimpin pertandingan.

“Hari ini, wasit tidak berlaku baik kepada kami. Ketika kami kehilangan satu pemain, tim membutuhkan kesabaran. Tapi, dengan  kesalahan yang telah kami buat, pertandingan telah resmi berakhir,” ujar Unai Emery.

Sementara itu, salah satu punggawa PSG, Blaise Matuidi menyesalkan hasil buruk yang diderita oleh PSG di pertandingan tersebut. Menurut Matuidi, musim ini PSG akan mengalami musim yang sulit dan cukup berat.

“Kami akan tetap terus berusaha. Masih ada 38 pertandingan lagi. Malam ini bukanlah malam yang baik bagi PSG. Setiap musim pasti berat, musim ini akan lebih berat daripada sebelumnya. Kami tak boleh terlalu khawatir dan kembali bekerja,” ujar Matuidi seusai pertandingan.

Hasil buruk ini membuat posisi Unai Emery sebagai pelatih PSG kembali terancam. Jika kembali gagal memberikan kemenangan kepada PSG, bukan tidak mungkin Unai Emery akan segera ditendang dari Paris. Untuk itu, mantan pelatih Sevilla tersebut harus bisa membawa kemenangan lagi kepada PSG. Partai yang akan dijadikan ajang pembuktian bagi Unai Emery adalah partai Liga Champions melawan Ludogorets.

Si Bengal Balotelli Bawa Nice ke Puncak Klasemen Liga Perancis

Si Bengal Balotelli Bawa Nice ke Puncak Klasemen Liga Perancis

Si Bengal Balotelli Bawa Nice ke Puncak Klasemen Liga Perancis

Si Bengal Balotelli Bawa Nice ke Puncak Klasemen Liga Perancis

Mario Balotelli kembali unjuk gigi di ajang Ligue 1 Perancis. Penyerang bengal asal Italia tersebut berhasil mencetak dua gol untuk membawa Nice menang atas AS Monaco. Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan telak 4-0 Nice atas AS Monaco. Kemenangan tersebut membawa Nice untuk sementara memuncaki Ligue 1 Perancis, menggeser lawan yang baru saja dikalahkannya, AS Monaco.

Usai pertandingan, Balotelli pun mendapatkan banyak pujian. Ini adalah brace kedua Balotelli di Ligue 1 Perancis. Sebelumnya, pemain yang berjuluk Super Mario tersebut juga pernah berhasil mencetak brace di laga debutnya bersama Nice.

Pelatih Nice, Luciven Favre pun tak ketinggalan untuk memberikan pujiannya kepada Balotelli. Menurutnya, Balotelli berada di jalan yang tepat untuk kembali ke level terbaiknya. Luciven Favre merasa Balotelli pelan tapi pasti mampu menunjukkan level yang bisa dimainkannya.

“Gol untuk keunggulan 2-0 tersebut sangat penting. Secara psikologi, hal itu membawa kepercayaan diri kepada tim. Kami tahu kami berhasil membuat jarak. Gol kedua yang dicetak Balotelli sulit untuk dilakukan. Dia harus bisa terus seperti ini. Dia paham jika dia akan bisa kembali ke level tertinggi jika dia menjadi lebih professional. Setelah mengalami masa-masa sulit, proses pemulihan menjadi kunci utama untuk membawanya kembali ke puncak,” ujar Favre.

Balotelli didatangkan Nice dari klub Premier League, Liverpool secara gratis. Sejak pindah ke Liverpool, karir Balotelli seakan anjlok seketika. Jarang tampil dan jarang membuat gol membuat Balotelli terbuang dari tim utama Liverpool. Hal menjadi semakin rumit ketika Juergen Klopp ditunjuk sebagai pelatih Liverpool. Klopp dengan lantang dan tegas tidak menginginkan Balotelli.

Balotelli akhirnya memilih bergabung bersama dengan Nice di awal musim 2016/2017 ini. Mantan pemain Inter Milan dan Manchester City ini langsung mencetak dua gol di laga debutnya bersama dengan Nice. Pelatih Nice pun yakin jika Mario Balotelli akan semakin kuat dan hebat bersama dengan Nice di Ligue 1.

“Pastinya, kami akan mencoba membantu dia menjadi lebih kuat. Empat gol di dua laga awalnya di Ligue 1? Saya tak pernah memikirkan hal itu sebelumnya,” tambah pelatih Nice, Luciven Favre.