Category Archives: Liga Jerman

Dortmund Lanjutkan Tren Kemenangan Besar

Dortmund Lanjutkan Tren Kemenangan Besar

Dortmund Lanjutkan Tren Kemenangan Besar

Dortmund Lanjutkan Tren Kemenangan Besar

Borussia Dortmund kembali meraih kemenangan telak atas lawannya. Usai mengalahkan Legia Warsawa dengan skor 6-0 di ajang Liga Champions tengah pekan lalu, Dortmund kembali meraih kemenangan 6-0 atas Darmstads 98 di ajang Bundesliga Jerman. Pelatih Dortmund, Thomas Tuchel pun senang dengan performa yang ditunjukkan oleh para pemainnya.

Di pertandingan tersebut, Tuchel memang merombak susunan pemainnya. Dia dengan berani menurunkan beberapa pemain muda dan mengistirahatkan beberapa pemain utamanya seperti Marc Batra, Mario Gotze dan Pieree-Emerick Aubameyang. Hasilnya pun tanpa diduga Dortmund mampu mengalahkan Darmstatd dengan skot telak 6-0.

Pesta gol Dortmund diawali oleh Gonzalo Castro di menit ke-7. Menerima umpan Ousmane Dembele, Gonzalo Castro sukses memperdaya penjaga gawang Darmstadt. Gol dar Castro tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama.

Pesta gol Dortmund benar-benar terjadi di babak kedua. Diawali dari gol Adrian Ramos di menit ke-48. Tak berselang lama kemudian, Pulisic mampu memperbesar keunggulan Dortmund menjadi 3-0. Gonzalo Castro kemudian mencetak gol keduanya di pertandingan tersebut di menit ke-78. Dortmund mencetak dua gol tambahan di penghujung laga masing-masing melalui Sebastian Rode dan Emre Mor.

Kemenangan 6-0 tersebut benar-benar disyukuri oleh Thomas Tuchel. Menurutnya, Die Borussien benar-benar menguasai permainan. Dengan banyaknya pemain muda yang dipasang di pertandingan tersebut, Tuchel yakin jika masa depan Borussia Dortmund sangat cerah.

“Di semua sisi yang ada, itu adalah performa yang menakjubkan. Kami berhasil mengontrol permainan di setiap fase. Kami mencetak 22 tembakan ke gawang, memproduksi banyak peluang, kami sangat agresif di sepertiga akhir. Kami selalu menjadi favorit, dan kini saatnya untuk semakin berkembang,” ujar Thomas Tuchel seusai laga.

Kemenangan ini membuat Borussia Dortmund bertengger di peringkat keempat klasemen sementara Bundesliga. Dortmund masih tertinggal 3 angka dari rival abadinya, Bayern Munchen yang masih memimpin klasemen dengan raihan 9 poin dari tiga laga.

Dua kemenangan beruntun dengan skor telak ini menjadi sinyal positif bagi Borussia Dortmund. Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Marco Reus cs. siap bersaing kembali dengan Bayern Munchen dalam perebutan gelar juara Bundesliga Jerman.

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Gelar DFB Pokal jadi Kado Perpisahan Guardiola

Bayeen Munich

Setelah melewati pertarungan sengit selama 120 menit plus drama adu penalti, Bayern Munchen akhirnya sukses mengalahkan Borussia Dortmund di final DFB Pokal 2016. Berkat kemenangan tersebut, Bayern sukses mempertahankan gelar DFB Pokal.

Kemenangan ini menjadi juga kado perpisahan bagi pelatih Bayern Munchen, Pep Guardiola yang menjalani laga terakhirnya bersama FC Holywood. Musim depan, Pep akan menangani tim Premier League, Manchester City. Laga antara Bayern Munchen dan Borrusia Dortmund kerap disebut sebagai Der Klassiker. Ini karena dua klub tersebut merupakan dua klub tersukses dari Jerman.

Di final DFB Pokal 2016 ini, sekali lagi Bayern Munchen bertemu dengan Borussia Dortmund. Dortmund yang berpuasa gelar major selama empat musim beruntun mencoba meraih kemenangan di laga final ini. Pelatih Dortmund, Thomas Tuchel menurunkan skuad terbaiknya, termasuk Marco Reus, Pierre-Emerick Aubameyang dan Shinji Kagawa. Sementara Pep Guardiola mengandalkan Thomas Muller dan Robert Lewandowski.

Di babak pertama, Bayern memiliki peluang melalui Douglas Costa. Namun, tendangan Costa masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Dortmund, Roman Burki. Sementara peluang terbaik Dortmund berasal dari Aubameyang. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.

Di babak kedua Bayern dan Munchen sama-sama memiliki beberapa peluang berbahaya. Namun, hingga paruh kedua berakhir, skor 0-0 tetap tak berubah. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak extra time skor tanpa gol juga tetap tak berubah, maka dari itu, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dua penendang pertama dari kedua klub berhasil mencetak gol. Drama terjadi ketika penendang kedua Dortmund, Sven Bender gagal menjebol gawang Neuer. Sementara penendang kedua Munchen sukses mengeksekusi penalti.

Penendang ketiga Dortmund dan Munchen sama-sama gagal. Sedangkan penendang keempat kedua tim sama-sama berhasil mencetak gol. Penendang terakhir Dortmund, Marco Reus sukses mencetak gol. Untuk keluar sebagai pemenang, penendang kelima Munchen, Douglas Costa harus bisa mencetak gol. Costa pun melakukan tugasnya dengan baik dan berhasil menjadi penentu kemenangan Munchen atas Dortmund.

Trofi juara DFB Pokal ini merupakan persembahan terakhir Pep Guardiola kepada Bayern Munchen. Selama 3 musim membela Munchen, Pep mengantarkan Die Bavarian juara Bundesliga dalam tiga musim berturut-turut.