Category Archives: Liga Champions

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan penting atas Bayern Munchen di matchday kedua Liga Champions Eropa grup D. Menjamu raksasa Bundesliga di Vicente Calderon, Atletico sukses menang dengan skor tipi 1-0. Kemenangan ini membuat Atletico memimpin klasemen grup D dengan perolehan poin 6 dari dua pertandingan.

Satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut dicetak oleh pemain Belgia, Yannick Fereirra Carasco. Gol semata wayang dari bek kiri tersebut memastikan Atletico Madrid meraih tiga angka. Ini juga sekaligus menjadi kekalahan perdana bagi Bayern Munchen di musim ini, sejak dipegang oleh pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti.

Bayern Munchen sendiri sebenarnya lebih mendominasi permainan. Tuan rumah berhasil dipaksa bermain lebih bertahan. Munchen pun memiliki beberapa peluang emas, seperti dari Frank Ribery dan Thomas Muller. Namun, Atletico berhasil unggul lebih dulu lewat Yannick Carasco di menit ke-35. Hingga akhir laga, Bayern tak bisa menyamakan atau membalikkan keadaan. Die Bavarian pun tersungkur di kandang Atletico.

Kemenangan ini disambut dengan suka cita oleh para punggawa Altetico, termasuk sang pelatih, Diego Simeone. Pelatih asal Argentina tersebut merasa sangat bangga kepada Atletico Madrid berkat kemenangan heroik ini.

“Saya merasa beruntung untuk menjadi pelatih di klub ini. Ini adalah klub yang mempunyai semangat dan berjanji untuk bermain setiap laga dengan cara kami. Kerja sama hari ini sangat brilian. Kecerdasan, intensitas, memenangkan bola lagi dan melakukan serangan balik. Hari ini, saya menyukai semuanya,” ujar Diego Simeone.

Sementara itu, pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mengaku sangat kecewa dengan penampilan anak buahnya. Menurut mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid tersebut, para pemain Munchen seperti tak mempunyai gigi di pertandingan tersebut.

“Kalah selalu menjadi hal yang menyedihkan. Anda tak pernah ingin kalah. Kami perlu mengevaluasi pertandingan, melihat apa yang kami lakukan dengan baik dan apa yang tidak kami lakukan dengan baik. Kami masih mempunyai kesempatan untuk memuncaki grup dan kami harus bisa mengalahkan Atletico di kandang kami sendiri nanti,” ujar pelatih yang mempersembahkan gelar Liga Champions ke-10 bagi Real Madrid tersebut.

Pep Guardiola Inginkan Suporter City tetap Membumi

Pep Guardiola Inginkan Suporter City tetap Membumi

Pep Guardiola Inginkan Suporter City tetap Membumi

Pep Guardiola Inginkan Suporter City tetap Membumi

Pep Guardiola meminta pendukung Manchester City untuk tidak merayakan kemenangan The Citizens di ajang Liga Champions melawan Borussia Moenchengladbach secara berlebihan. Pep menganggap Manchester City belum meraih atau mendapatkan apapun. Jadi, pelatih plontos tersebut meminta pendukung Manchester City untuk segera melupakan kemenangan tersebut.

Di pertandingan itu sendiri, Manchester City tampil digdaya. Menjamu Borussia M’Gladbach di kandang sendiri, David Silva cs. sukses meraih kemenangan dengan skor telak 4-0. Kemenangan tersebut membuat Manchester City menyamai poin yang dimiliki oleh rival satu grupnya, Barcelona.

Penyerang Argentina, Sergio Agueoro menjadi bintang di pertandingan tersebut dengan torehan hattrick alias tiga gol. Tiga gol Aguero masing-masing dicetak pada menit ke-8, 28 dan 77. Sedangkan satu gol City lainnya dibukukan oleh penyerang muda asal Nigeria, Kelichi Iheanacho.

Kemenangan ini mempertajam rekor kemenangan beruntun yang dibukukan Manchester City musim ini menjadi tujuh kemenangan beruntun. Meski rekor kemenangannya semakin tajam, Pep Guardiola enggan jumawa. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari permainan City.

“Yang bisa kami lakukan adalah bermain dengan bagus di tiap pertandingan yang kami jalani. Hari ini stadion sangat penuh, jadi yang bisa kami lakukan adalah bermain untuk menghibur para penonton. Namun, kita harus segera melupakan kemenangan ini. Kami sekarang berada di kompetisi ini dan kami sangat bangga dengan hal tersebut,” ungkap Pep Guardiola.

Pep Guardiola memang terkesima dengan dukungan yang diberikan oleh para suporter di stadion. Untuk itulah, mantan pelatih Bayern Munchen dan Barcelona tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada para suporter yang memberikan dukungan langsung kepada Kevin De Bruyne cs.

“Suporter kami, mereka harus tahu jika kami membutuhkan mereka di Liga Champions dan Premier League. Kami tak bisa membuat sesuatu yang baik di Liga Champions di tahun-tahun berikutnya tanpa para suporter. Dengan mereka, kami bisa semakin kuat,” ujar Pep Guardiola.

Manchester City memang tak bisa berlama-lama larut dalam kemenangan. Setelah ini, Manchester City akan kembali berlaga di ajang Premier League Inggris melawan AFC Bournemouth. Kans City untuk memperpanjang rekor kemenangan sangat terbuka ketika berhadapan dengan Bournemouth akhir pekan ini.

bantai-rosto-munchen-torehkan-beberapa-rekor

Bantai Rosto, Munchen Torehkan Beberapa Rekor

bantai-rosto-munchen-torehkan-beberapa-rekor

bantai-rosto-munchen-torehkan-beberapa-rekor

Carlo Ancelotti merasa yakin jika Bayern Munchen bisa bersaing untuk memperebutkan gelar Liga Champions musim ini. Hal itu diutarakan pelatih asal Italia tersebut usai Bayern Munchen mempecundangi Rostov dengan skor 5-0 di laga perdana Liga Champions Eropa grup D musim ini.

Dua gol dari bek muda Joshua Kimmich serta kombinasi gol dari Robert Lewandowski, Thomas Muller dan Juan Bernat memastikan raksasa Bavaria meraih poin penuh di kandangnya sendiri, Allianz Arena. Hasil ini mempertajam rekor kandang Bayern Munchen musim ini dimana mereka selalu menang dan mencetak 20 gol tanpa pernah kebobolan sama sekali.

Bagi Ancelotti sendiri kemenangan ini juga mempunyai arti yang berbeda. Kemenangan ini menjadikan Ancelotti sebagai pelatih pertama yang memenangkan pertandingan Liga Champions bersama tujuh klub yang berbeda. Beberapa klub yang pernah ditangani Ancelotti antara lain Real Madrid, AC Milan. Chelsea dan Paris Saint Germain.

Pelatih gaek tersebut mengaku sangat gembira dengan kemenangan perdana di Liga Champions melawan Rostov. Kemenangan itu membuat Don Carlo yakin jika Bayern Munchen mempunyai pelaung yang sangat besar untuk bisa kembali merengkuh gelar juara Liga Champions.

“Saya senang, kami mengawali musim ini dengan baik. Memenangkan Liga Champions? tentu saja itu bisa dilakukan, skuad yang kami miliki musim ini sangat kompetitif, dan sampai saat ini semuanya baik. Tapi tujuan pertama kali adalah memuncaki grup, setelah itu kita lihat apa yang akan terjadi,” ungkap Ancelotti.

Secara khusus, Ancelotti juga memberikan pujiannya kepada full back muda Bayern, Joshua Kimmich. Di pertandingan melawan Rostov tersebut, Kimmich berhasil mencetak dua gol. Hal yang cukup mengejutkan mengingat posisi Kimmich adalah pemain bertahan.

“Kimmich bermain dengan sangat, sangat bagus saat ini. Dia berada di kondisi terbaiknya dan bisa bermain dimana saja. Saya mempunyai tim yang sangat bagus yang membuat saya bingung dalam menentukan line up pemain,” ujar Ancelotti.

Untuk sementara, Bayern Munchen memuncaki grup D dengan raihan tiga poin. Saingan utama Bayern Munchen di grup D adalah Atletico Madrid. Melihat rekor pertemuan dan performa tim, Bayern Munchen nampaknya tak akan kesulitan dalam memuncaki grup D ini.

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City Lega Tak Bertemu Barcelona

Manchester City

Drawing babak semifinal liga Champions akhirnya digelar. Dalam drawing atau pengundian yang dilaksanakan di markas UEFA tersebut, dihasilkan dua pertandingan. Pertandingan pertama mempertemukan Atletico Madrid dengan Bayern Munchen. Sedangkan pertandingan kedua mempertemukan Manchester City dan Real Madrid.

Kubu Manchester City cukup sumringah dalam drawing babak semifinal tersebut. Menurut pelatih City, Manuel Pellegrini, setelah gagalnya Barcelona di babak perempat final, tidak ada lagi yang perlu ditakutkan oleh The Citizens.

Bagi Pellegrini, Barcelona adalah momok yang menakutkan. Dalam dua edisi terakhir liga Champions, City selalu bertemu dengan Barcelona di babak 16 besar. Hasilnya pun cukup mengecewakan karena kubu Manchester biru selalu kalah.

“Saya tidak merayakannnya (kekalahan Barca). Tapi, jika Anda bertanya tim mana yang paling kami hindari, maka Barcelona adalah jawabannya. Ketika tim yang sama mengalahkan Anda dua kali, hal itu akan menjadi suatu penghalang dalam hal mental,” ujar Pellegrini.

Lawan yang akan dihadapi Manchester City sendiri di babak semifinal adalah musuh bebuyutan Barcelona, Real Madrid. Anak asuhan Zinedine Zidane tersebut berhasil mengatasi perlawanan wakil Jerman, Wolfsburg di babak perempat final.

Menanggapi hasil drawing tersebut, Pellegrini mengaku tidak takut dengan Real Madrid. Pellegrini sendiri merupakan mantan pelatih Madrid. Menurutnya, Manchester City akan bermain lebih lepas karena tekanan akan tertuju kepada Real Madrid.

“Mereka mempunyai tekanan lebih besar daripada kami, karena mereka adalah klub besar. Mereka mempunyai pemain-pemain besar, tapi kami juga memiliki pemain yang bisa memberikan kemenangan. Kami tidak takut dengan Real Madrid,” tambah mantan pelatih Villareal tersebut.

Manchester City akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu, sebelum di pertandingan selanjutnya akan bertamu ke stadion Santiago Bernabeau. Ini adalah semifinal pertama Manchester City di liga Champions Eropa. City juga menjadi satu-satunya wakil Inggris yang tersisa di kompetisi paling elit Eropa musim ini.

Kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid membuat Manchester City lebih percaya diri menghadapi babak semifinal liga Champions ini. Jika berhasil mengantarkan City meraih gelar juara liga Champions musim ini, Pellegrini akan meninggalkan jejak emas di akhir masa kepelatihannya.

Barcelona Tak Berdaya di Tangan Atletico

Barcelona Tunduk di Depan Atletico Madrid

Barcelona Tak Berdaya di Tangan Atletico

Atletico Madrid

Usai sudah perjalanan FC Barcelona di ajang liga Champions musim ini. Anak asuhan Luis Enrique tersebut gagal mempertahankan keunggulan di leg pertama perempat final, setelah di leg kedua ditundukkan oleh tuan rumah Atletico Madrid dengan skor 2-0, di stadion Vicente Calderon, Rabu (14/4/2016).

Antoine Griezmann menjadi pahlawan Atletico di pertandingan tersebut dengan dua golnya. Gol keduanya di menit akhir pertandingan memastikan Atletico Madrid meraih satu tiket ke babak semifinal liga Champions musim ini.

Kekalahan 2-0 tersebut membuat Lionel Messi cs. harus angkat kaki dari liga Champions musim ini karena di leg pertama Atletico mampu mencetak gol tandang saat bertamu ke kandang Barcelona. Agregat akhir pertandingan sendiri adalah 3-2 untuk keunggulan Los Rojiblancos.

Anak asuhan Diego Simeone mempunyai semangat berlipat ganda untuk mengalahkan juara bertahan liga Champions tersebut. Atletico Madrid ingin membalaskan dendam kekalahan di leg pertama yang cukup kontroversial, yang membuat Fernando Torres harus diusir dari lapangan.

Di pertandingan itu sendiri seperti biasa Barcelona unggul dalam hal penguasaan bola. Namun pasukan Catalan cukup kesulitan membongkar pertahanan solid yang digalang oleh Diego Godin cs. Tuan rumah akhirnya mampu membuka keunggulan 7 menit sebelum babak pertama usai setelah sundulan Griezman menghujam keras gawang Barcelona.

Skor 1-0 untuk keunggulan Ateltico Madrid menutup babak pertama pertandingan. Di babak kedua, Barcelona masih tetap unggul penguasaan bola. Sementara Atleti sesekali melakukan serangan balik cepat.

Gol yang ditunggu-tunggu publik Vicente Calderon akhirnya tercipta jelang menit akhir pertandingan. Atletico dihadiahi tendangan penalti setelah Andres Iniesta melakukan handsball. Wasit pun menunjuk titik putih. Antoine Griezmann yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Atletico pun unggul 2-0, sekaligus unggul agregat 3-2.

Kontroversi kembali terjadi di masa injury time, ketika tendangan Iniesta mengenai tangan pemain Atletico di kotak penalti. Namun wasit enggan memberi Barcelona hadiah penalti. Skor 2-0 untuk keunggulan Atletico Madrid akhirnya menutup laga.

Kekalahan ini membuat Barcelona otomatis tersingkir dari liga Champions. Kekalahan ini juga menjadi kekalahan ketiga Barcelona dalam 4 pertandingan terakhir. Sebelumnya, Barcelona juga menderita kekalahan dari Real Madrid dan Real Sociedad di ajang La Liga Spanyol.