Inggris 2-0 Swiss

Kiper Swiss, Yann Sommer tidak bisa mengagalkan penalti Rooney

75.751 penonton di Wembley ikut merayakan gol Rooney yang ke 50

Kane 67 ‘
Rooney 84 ‘(pen)

Wayne Rooney membuat sejarah dengan memecahkan rekor pencetak gol terbanyak Inggris yang dipegang oleh Sir Bobby Charlton di pertandingan kualifikasi Euro 2016 melawan Swiss di Wembley.

Kapten Inggris, Rooney menyamai rekor 49 gol Charlton dari titik penalti dalam kemenangan melawan San Marino pada hari Sabtu yang memastikan tempat bagi Inggris di Perancis musim panas mendatang. Dan ia kembali berada di titik penalti dalam pertandingan hari Selasa melawan Swiss untuk mencetak golnya yang ke 50 dan memecahkan rekor yang telah berdiri selama 45 tahun.

Rooney tampaknya akan harus menunggu sampai pertemuan antara Inggris dengan Estonia di Wembley bulan depan ketika Swiss membuat tim asuhan Roy Hodgson itu frustrasi hingga akhirnya pertahanan mereka berhasil ditembus. Harry Kane yang masuk sebagai pemain pengganti memcehkan kebuntuan dengan penyelesaian yang baik di menit ke 67 dan Rooney menulis ulang buku rekor dengan penalti yang bergemuruh enam menit sebelum pertandingan usai, yang mendapatkan tepuk tangan meriah dari kursi penonton di Wembley. Hasil ini memastikan pihaknya menyelesaikan delapan kemenangan dari delapan pertandingan, mengamankan posisi teratas di Grup E.

Saat Bersejarah Bagi Rooney

Raungan antisipasi menyapu Wembley segera setelah wasit asal Italia, Gianluca Rocchi menunjuk titik putih setelah Raheem Sterling dilanggar. Rooney memungut bola dengan beban harapan dan sejarah di pundaknya, tapi menjawab tantangan itu dengan tendangan kaki kanan yang keras yang tidak memberikan kesempatan bagi kiper Swiss, Yann Sommer, meskipun ia telah bergerak ke arah yang benar.

Saat ia merayakan golnya itu, 75.751 penonton di dalam Wembley – diiukuti oleh manajer Hodgson dan rekan-rekan satu timnya – bangkit untuk memberikan tepuk tangan bagi striker berusia 29 tahun itu saat ia dikerumuni oleh rekan-rekannya. Bahkan para penggemar Swiss dengan murah hati mengakui pentingnya saat ini. Sejarah telah terjadi.