Allegri Mengakui Juve Mendapat Keberuntungan

Juve akan mencoba untuk meraih gelar ketiga di final Liga Champions melawan Barcelona pada tanggal 6 Juni

Manajer Juve Maximiliano Allegri harus melihat timnya tertinggal lebih dulu di awal pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Olimpico, dengan gol Stefan Radu di menit keempat

Maximiliano Allegri mengakui Juventus beruntung untuk dapat mengamankan gelar besar kedua mereka musim ini dalam kemenangan 2-1 mereka di babak perpanjangan waktu Coppa Italia atas Lazio.

Manajer Juve itu harus melihat timnya tertinggal lebih dulu di awal pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Olimpico, dengan gol Stefan Radu di menit keempat dibalas dengan gol dari Giorgio Chiellini dan Alessandro Matri. Poin yang dibicarakan itu berbicara adalah usaha yang sangat kurang beruntung untuk mencentak gol dari pemain pengganti yang masuk di babak kedua Filip Djordjevic – ketika tendangan bebasnya di awal babak tambahan mengenai kedua tiang gawang dan bergulir ke tempat aman.

“Lazio bermain dengan sangat baik, itu adalah permainan yang pantas untuk babak final dan kami tahu ini sangat berbeda dari pertandingan di Serie A,” kata Allegri kepada Rai Sport. “Kami bermain dengan baik, mereka juga bermain dengan baik, mereka kurang beruntung mengalami dua kali kegagalan dalam mencetak gol dan kami beruntung untuk bisa mencetak gol kami. “Sepakbola terdiri dari insiden- insiden. Sebelum tembakan mereka mengenai tiang gawang, kami juga memiliki dua atau tiga peluang yang tidak dapat kami manfaatkan dengan baik.

“Mereka bermain sangat agresif di babak pertama, sementara kami tampil lebih baik setelah istirahat dan seharusnya bisa bermain lebih tajam, karena dua atau tiga kali kami menunda operan ketika menyerang garis pertahanan mereka. “Saya harus mengatakan bahwa tidaklah mudah bagi para pemain untuk memenangkan Scudetto dan Coppa Italia. Sekarang kami akan mencoba untuk memenangkan gelar yang ketiga.” Allegri dan Juve akan mencoba untuk meraih gelar ketiga di final Liga Champions melawan Barcelona pada tanggal 6 Juni.

Eric Cantona Menggugat New York Cosmos Sebesar US$ 1 Juta

New York Cosmos adalah tim yang sempat terkenal di Amerika Serikat pada tahun 1970-an setelah penandatanganan striker Brasil Pele dan bek Jerman Barat Franz Beckenbauer

Eric Cantona mengklaim bahwa tim sepak bola yang bermarkas di kota New York tersebut tidak membayar gajinya sebesar US$ 961.290 (£ 617,909

Eric Cantona menggugat New York Cosmos sebesar US$ 1 juta dalam gaji yang tidak dibayarkan setelah pemecatannya tahun lalu.

Mantan pemain depan Manchester United yang saat ini berusia 48 tahun tersebut sempat ditangkap, diberi peringatan dan kemudian dipecat karena meninju seorang fotografer di sebuah pub di London tahun lalu. Pria asal Perancis itu mengklaim bahwa tim sepak bola yang bermarkas di kota New York tersebut tidak membayar gajinya sebesar US$ 961.290 (£ 617,909). Cantona menjabat sebagai direktur sepak bola di klub tersebut pada tahun 2011 ketika mereka mencoba untuk mengamankan waralaba MLS. Gugatan upah yang diklaim belum dibayarkan kepadanya dan juga bunga sebesar empat persen telah diajukan ke pengadilan federal Manhattan.

Cantona memenangkan empat gelar Liga Premier saat ia bermain untuk Manchester United pada tahun 1990-an dan penandatanganan kontraknya adalah katalis untuk kesuksesan klub itu di bawah kepemimpinan manajer Sir Alex Ferguson. Dia pernah menerima larangan tampil selama sembilan bulan akibat tendangan kung-funya yang terkenal yang dilayangkan kepada penggemarnya sendiri pada pertandingan melawan Crystal Palace di Selhurst Park pada tahun 1995.

New York Cosmos adalah tim yang sempat terkenal di Amerika Serikat pada tahun 1970-an setelah penandatanganan striker Brasil Pele dan bek Jerman Barat Franz Beckenbauer. Mereka mangalami kebangkrutan pada tahun 1985, tetapi kembali bangkit pada tahun 2011 dan saat ini berada di Liga Sepak Bola Amerika Utara – divisi di bawah MLS.

Blackpool – Nile Ranger Tetap Dipertahankan Sementara 17 Pemain Dilepas

seperti musim lalu, Blackpool harus memulai musim yang baru tanpa kiper senior setelah Elliot Parish tidak diperpanjang kontraknya

The Seasiders, yang saat ini tanpa manajer setelah Lee Clark mengundurkan diri, telah mengambil opsi perpanjangan kontrak satu tahun untuk Nile Ranger, Jose Miguel Cubero dan Andrea Orlandi

Blackpool yang terdegradasi hanya memiliki 10 pemain yang terikat kontrak setelah mengumumkan 17 pemain akan dilepas.

The Seasiders, yang saat ini tanpa manajer setelah Lee Clark mengundurkan diri, telah mengambil opsi perpanjangan kontrak satu tahun untuk Nile Ranger, Jose Miguel Cubero dan Andrea Orlandi. Mantan striker Newcastle Ranger berusia 24 tahun itu sudah tidak bermain untuk Blackpool sejak November dan bahkan telah dilaporkan tidak berada di klub sejak Desember.

Gelandang Jamie O’Hara sedang mempertimbangkan tawaran kontrak baru. Tom Barkhuizen juga mendapat penawaran kontrak baru, tetapi dia telah menyetujui kontrak dengan klub Liga Dua, Morecambe. Tom Aldred, Henry Cameron, Charles Dunne, David Ferguson, Lukas Higham, Connor Oliver dan pemain baru Jarrett Rivers masih terikat kontrak. Peter Clarke, Nathan Delfouneso, Jacob Mellis, Nyron Nosworthy, Darren O’Dea dan Francois Zoko berada di dalam daftar pemain yang dilepas.

Blackpool kini berada dalam situasi yang sama seperti yang terjadi pada awal musim lalu, ketika mereka hanya memiliki delapan profesional di bawah kontrak dua minggu sebelum pertandingan pertama mereka. Dan seperti musim lalu, Blackpool harus memulai musim yang baru tanpa kiper senior setelah Elliot Parish tidak diperpanjang kontraknya dan Joe Lewis kembali ke klub asalnya Cardiff. Blackpool, yang sempat berada di Liga Premier pada musim 2010 – 2011, sedang mencari manajer keenam sejak November 2012 ketika mereka mempersiapkan diri untuk berkompetisi di League One, berada di dasar klasmen Championship setelah hanya mampu meraih empat kali kemenangan dan 26 poin dari 46 pertandingan.

Daftar 17 pemain yang dilepas oleh Blackpool:
Andre Blackman, Peter Clarke, Tomasz Cywka, Steven Davies, Nathan Delfouneso, Joel Dielna, Bobby Grant, Gary MacKenzie, Tony McMahon, Jacob Mellis, Nyron Nosworthy, Darren O’Dea, Elliot Parish, David Perkins, Jeffrey Rentmeister, Saer Sene dan Francois Zoko.

Andre Villas-Boas – Manajer Zenit Anti-Sepakbola

Hulk - Gol yang paling penting di musim ini adalah satu gol pada hari ini ke gawang Ufa, yang membawa kita meraih gelar juara

Chukhlov – Zenit memainkan sepak bola yang membosankan

Pelatih Zenit St Petersburg, Andre Villas-Boas menerapkan gaya bermain anti sepak bola yang memuakkan, klaim salah seorang mantan pemain klub.

Mantan manajer Chelsea dan Tottenham berusia 37 tahun itu telah membawa Zenit naik ke Liga Premier Rusia di musim pertamanya sebagai manajer di sana. Namun Boris Chukhlov, yang memenangi gelar juara Soviet dengan Zenit pada tahun 1984, juga mengklaim Villas-Boas tidak cukup baik untuk mengelola sebuah klub top Eropa. Tapi Villas-Boas mengatakan dia bertekad untuk mengubah Zenit menjadi kekuatan utama di sepak bola Eropa. “Kami seharusnya bisa menjadi salah satu dari 10 klub terbaik di Eropa,” kata manajer Zenit tersebut.

Taktik AVB adalah anti sepak bola

Zenit meraih gelar juara Rusia pada hari Minggu setelah bermain imbang 1-1 di kandang tim papan bawah FC Ufa. Namun, gaya bermain tim itu sama sekali tidak membuat Chukhlov kagum. “Zenit memainkan sepak bola yang membosankan,” katanya. “Sebuah tim yang penuh dengan pemain bintang keluar ke lapangan, namun, menggunakan taktik yang terlalu berhati-hati. Tim tersebut menunjukkan gaya bermain anti sepak bola, yang pada dasarnya hanya bertujuan untuk memberikan bola secepat mungkin kepada Hulk atau Danny.”

Tapi pencetak gol terbanyak Zenit, Hulk, yang telah mencetak 15 gol di liga, termasuk satu gol ke gawang FC Ufa, mengatakan kemenangan meraih gelar juara itu merupakan kesuksesan seluruh tim. “Tidak ada pemain terbaik musim ini. Gol yang paling penting di musim ini adalah satu gol pada hari ini ke gawang Ufa, yang membawa kita meraih gelar juara,” kata striker asal Brasil tersebut.

Manchester United Melaporkan Kerugian 2.9 Juta Pounds

Manchester United menuding berkurangnya jumlah siaran dan pertandingan kandang pada kuartal tersebut, serta absennya tim dari Liga Champions UEFA sebagai penyebab penurunan tersebut

Manchester United akan menghabiskan lebih banyak dana untuk belanja pemain di musim depan daripada tahun ini karena meningkatnya jumlah kontrak yang harus diperbaharui

Manchester United telah melaporkan kerugian untuk tiga bulan pertama tahun ini sebagai akibat menurunnya pendapatan dari hak siar dan pendapatan hari pertandingan.

Kerugian sebesar 2.9 juta Pounds itu terjadi antara Januari hingga Maret. Hal itu berbanding terbalik dengan laba 11 juta Pounds pada periode yang sama tahun lalu. Kerugian ini akan memberikan tekanan tambahan pada beban hutang klub, yang meningkat sebesar 12,4% pada kuartal ini menjadi 395.4 juta Pounds. Namun Manchester United telah meningkatkan proyeksi pendapatan untuk tahun 2015. Mereka sekarang mengharapkan untuk menghasilkan antara 103 juta Pounds hingga 110 juta Pounds pada tahun ini hingga bulan Juni 2015 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 90 juta Pounds – 95 juta Pounds.

Saham Manchester United diberitakan naik sebesar 1,16%. Klub yang dimiliki oleh keluarga Glazer dari Amerika Serikat tersebut saat ini berada di peringkat keempat di Liga Premier, 16 poin di belakang pimpinan Chelsea. Pendapatan dari kontrak sponsor naik 22,1% menjadi £ 37.5 juta, namun penjualan ritel dan lisensi produk turun 9,5% menjadi £ 7.6 juta. Pendapatan dari hak siar turun 39% dan penjualan tiket pertandingan turun 31,3%. Manchester United menuding berkurangnya jumlah siaran dan pertandingan kandang pada kuartal tersebut, serta absennya tim dari Liga Champions UEFA sebagai penyebab penurunan tersebut .

“Saat kita membuat rencana untuk musim depan, dari segi permainan, kami berharap untuk meraih piala di semua kompetisi dan di sisi komersial kami gembira dengan banyaknya kesempatan untuk pertumbuhan lebih lanjut, termasuk tahun pertama dari kemitraan sepuluh tahun kami dengan Adidas,” kata wakil ketua eksekutif Ed Woodward. Manchester United akan menghabiskan sekitar £ 101 juta untuk belanja pemain di tahun ini hingga akhir Juni, tambahnya di panggilan konferensi.

Belanja pemain pada tahun sebelumnya mencapai £ 90 juta. Mereka akan menghabiskan lebih banyak dana untuk belanja pemain di musim depan daripada tahun ini karena meningkatnya jumlah kontrak yang harus diperbaharui. “Ada beberapa pemain – delapan atau sembilan – yang kontraknya akan berakhir musim depan,” kata Woodward. “Beberapa diantaranya akan ditawarkan kontrak baru.”

Brad Friedel – Kiper Tottenham Akan Pensiun Pada Akhir Musim

Saya telah menikmati masa-masa yang luar biasa bersama klub ini dan bertemu dengan banyak orang hebat di sepanjang karir saya," tambah Friedel

Brad Friedel merupakan salah satu dari lima kiper yang pernah mencetak gol di Liga Premier

Kiper Tottenham Brad Friedel Akan Pensiun Pada Akhir Musim Ini.

Friedel, 43, pindah ke Inggris untuk bergabung dengan Liverpool pada tahun 1997 dan juga pernah bermain untuk Blackburn, Aston Villa dan Spurs. Jika kiper asal Amerika Serikat itu bermain di salah satu dari dua pertandingan liga terakhir Spurs di musim ini, ia akan menjadi pemain tertua dalam sejarah Liga Premier.

“Saya sangat bangga dengan apa yang telah saya capai dalam karir saya,” katanya. “Ketika saya pertama kali memulai perjalanan karir saya, saya tidak pernah membayangkan karir saya itu akan berlangsung selama ini.” “Satu hal yang akan saya sangat rindukan adalah interaksi sehari-hari dengan staf dan pemain,” tambah Friedel, yang akan berusia 44 tahun pada tanggal 18 Mei. “Tidak ada alasan yang benar-benar khusus, tetapi saya akan segera merayakan ulang tahun saya yang ke 44, jadi saya pikir sudah waktunya bagi saya untuk pensiun.”

Friedel memegang rekor penampilan tanpa absen paling banyak di Liga Premier – 310 pertandingan, antara Agustus 2004 dan November 2012 – dan merupakan salah satu dari lima kiper yang pernah mencetak gol di Liga Premier. Dia bergabung dengan Spurs pada tahun 2011 dan sudah memegang rekor sebagai pemain tertua mereka, tetapi belum pernah tampil di musim ini dan penampilan liga terakhirnya adalah pada bulan November tahun 2013. Pertandingan melawan Hull City atau Everton akan membuatnya melampaui rekor mantan kiper Manchester City, John Burridge, yang bermain di Liga Premier pada usia 43 tahun dan 162 hari.

“Saya telah menikmati masa-masa yang luar biasa bersama klub ini dan bertemu dengan banyak orang hebat di sepanjang karir saya,” tambah Friedel, yang memiliki catatan tampil sebanyak 82 kali bagi tim nasional Amerika Serikat. “Ini adalah klub sepak bola yang indah dan saya merasa terhormat untuk menjadi bagian dari klub ini selama empat tahun.” Friedel – yang dibawa ke Liverpool oleh mantan manajer Roy Evans – berniat untuk menyelesaikan lisensi pembinaan profesional dan akan membagi pekerjaannya di media dengan peran sebagai duta klub di Tottenham.

Gerrard Tidak Menikmati Sorotan Menjelang Perpisahan

Gerrard akan pindah ke LA Galaxy pada akhir musim dan mengakhiri karirnya bermain selama 17 tahun di Anfield

Pertandingan Liga Premier hari Sabtu ini antara Liverpool dan Crystal Palace akan menjadi ajang perpisahan bagi Gerrard

Saat ia mempersiapkan diri untuk membuat penampilan terakhirnya di Anfield, Steven Gerrard tidak menikmati perhatian yang meningkat terhadap dirinya menjelang kepergiannya yang tak akan lama lagi.

Liverpool akan menjadi tuan rumah bagi Crystal Palace di ajang Liga Premier hari Sabtu ini, dalam sebuah pertandingan yang hampir dapat dipastikan akan menjadi perpisahan yang emosional saat Gerrard mengundurkan diri di hadapan para pendukung tuan rumah. Mantan kapten tim nasional Inggris itu akan pindah ke LA Galaxy pada akhir musim dan mengakhiri karirnya bermain selama 17 tahun di Anfield, di mana dia telah membuat lebih dari 700 penampilan.

“Saya akan menjadi pusat perhatian pada akhir pekan ini, itu bukanlah sesuatu yang saya sukai, tetapi mudah-mudahan saya bisa menampilkan permainan yang baik bagi para pendukung sehingga kita bisa mendapatkan kemenangan dan saya dapat menikmati perpisahan yang akan saya dapatkan, “katanya kepada situs resmi klub. “Ini akan menjadi hari yang sulit, tetapi saya akan mencoba menikmatinya. “Ini akan menjadi hari yang aneh, saya yakin akan hal itu. Ini akan menjadi hari yang emosional bagi saya dan keluarga saya dan juga teman-teman yang telah mengikuti saya sepanjang karir saya.

“Dan juga untuk banyak pendukung yang telah menyaksikan saya selama bertahun-tahun, bukan hanya yang ada di stadion, tetapi juga di seluruh dunia. “Semua orang berbicara tentang hal itu, tapi untuk saya, saya hanya ingin tetap fokus pada pertandingan yang tersisa dan sesi latihan yang akan datang. “Akan ada banyak waktu untuk menjadi sentimental dan emosional setelah permainan selesai, tapi saya tidak ingin melihat para pendukung klub ini menjadi emosional secara langsung karena saya agak takut saya juga tidak akan bisa menahan luapan perasaan saya!”

Swindon 5-5 Sheffield United

Tim asuhan Mark Cooper akan menghadapi Preston di final play-off Liga Satu di Wembley pada 24 Mei

Peluit akhir memicu invasi ke lapangan dan perayaan yang liar dari Swindon

Gladwin 4 ‘, 10′ Smith 18 ‘, 59′ (pen) Obika 84 ‘

Thompson 19 ‘(og) Basham 38′ Davies 65 ‘Done 88′ Adams 90 ‘

Swindon hanya kurang satu pertandingan untuk mengakhiri absen selama 15 tahun dari kompetisi lapis kedua sepak bola Inggris setelah semifinal play-off yang mendebarkan melawan Sheffield United.

The Robins unggul 2-0 dalam 10 menit pertama berkat gol yang dicetak oleh Ben Gladwin, sebelum Michael Smith memperbesar keunggulan bagi timnya. Jamie Murphy dan Chris Basham membuatnya kedudukan menjadi 3-2 dan Steven Davies membalas penalti Smith setelah istirahat. Jon Obika tampak telah memastikan kemenangan bagi timnya, tetapi gol terakhir dari Matty Done dan Che Adams membuat Sheffield United membuat kedudukan kembali imbang pada pertandingan malam itu. Namun Swindon tetap bertahan dan memenangkan pertandingan dengan agregat 7-6 – membuat rekor baru untuk jumlah gol tertinggi dalam semifinal play-off – dan tim asuhan Mark Cooper itu sekarang akan menghadapi Preston di final play-off Liga Satu di Wembley pada 24 Mei.

Sedangkan Sheffield United lagi-lagi mengalami kegagalan, dengan kekalahan yang kedelapan kalinya berturut-turut dalam babak play-off, dan kekalahan itu juga memastikan mereka akan menghabiskan musim kelima berturut-turut di Liga Satu. Swindon – yang menempati posisi keempat – akan menghadapi tim Preston yang mengakhiri musim dengan keunggulan 10 poin atas The Robins dan memastikan tempat mereka di final hari Minggu dengan kemenangan dalam kedua leg atas Chesterfield.

Swindon mencapai Wembley dengan susah-payah, setelah tampak akan mengamankan kemenangan aman di lebih dari satu kesempatan di pertandingan leg kedua yang memikat. Gladwin, yang gagal mengeksekusi penalti di leg pertama empat hari sebelumnya, memberi Swindon awal yang menakjubkan dengan tendangan setengah voli dari jarak 20 meter yang melewati Mark Howard, sebelum ia mencetak gol dari operan silang Nathan Byrne ke arah tiang jauh untuk membuat kedudukan menjadi 2-0. The Robins unggul tiga gol dalam 18 menit pertama, dan unggul 5-1 secara agregat, dengan Smith menunjukkan keuletan untuk merebut bola dan melepaskan tendangan dari jarak dekat. Blades memiliki peluang untuk bagkit kurang dari 60 detik kemudian ketika tembakan Murphy dibelokkan oleh Nathan Thompson dan sundulan kuat Basham dari umpan silang Bob Harris kembali mengurangi ketertinggalan mereka.

Swindon mencetak gol keempat mereka di malam itu ketika Jermaine Hylton dijatuhkan di kotak penalti oleh kiper Howard dan Smith sukses mecetak gol dari titik penalti. Saat pertandingan tampaknya akan berakhir dengan kemenangan bagi Swindon, sundulan Davies dari umpan silang Harris membuat skor menjadi 4-3 pada malam itu, sebelum pemain pengganti Swindon, Obika mencetak gol dan membuatnya skor menjadi 5-3. Namun pertandingan belum berakhir, Done mencetak gol untuk membuat kedudukan menjadi 5-4 dan kemudian di menit terakhir, Adams menyamakan kedudukan bagi tim tamu. Swindon mempertahankan skor imbang 5-5 di tujuh menit injury time, dan peluit akhir memicu invasi ke lapangan dan perayaan yang liar.

QPR Menantang Legalitas Peraturan Football League Financial Fair Play

Pada bulan Maret, klub tersebut mengumumkan kerugian sebesar 9.8 juta Pounds, tapi pinjaman senilai 60 juta Pounds dihapuskan oleh pemilik Tony Fernandes dan pemegang saham lainnya

Kegagalan untuk membayar denda yang dikenakan bisa membuat QPR ditolak untuk masuk ke Championship

Queens Park Rangers mengungkapkan mereka telah memulai proses hukum terhadap Football League, sehari setelah terdegradasi dari Liga Premier.

Klub tersebut mengatakan mereka menantang “Legalitas Football League Financial Fair Play”, yang bisa membuat mereka terkena denda hingga 58 juta Pounds. Rangers mengatakan sanksi terhadap pelanggaran aturan yang dimaksud tidak akan dimulai hingga hasil dari proses hukum yang mereka ajukan diketahui. Mereka dipastikan terkena degradasi setelah kekalahan 6-0 hari Minggu lalu di kandang Manchester City.

Pada bulan Maret, klub tersebut mengumumkan kerugian sebesar 9.8 juta Pounds, tapi pinjaman senilai 60 juta Pounds dihapuskan oleh pemilik Tony Fernandes dan pemegang saham lainnya. Kegagalan untuk membayar denda yang dikenakan bisa membuat klub asal kota London itu ditolak untuk masuk ke Championship.

Football League Financial Fair Play

Klub-klub Championship diperbolehkan mengalami kerugian sebesar 8 juta Pounds (5 juta Pounds didanai oleh pemegang saham) di musim 2013 – 2014. Klub yang dipromosikan untuk naik ke Liga Premier yang melebihi kerugian tersebut dapat dikenakan denda.

Ada skala bertingkat untuk setiap 10 juta Pounds kerugian berikutnya, dengan denda maksimum sebesar 6.681 juta Pounds. Setelah kerugian melebihi 18 juta Pounds, maka besaran denda yang dikenakan akan sama dengan jumlah kerugian. Jika kerugian keseluruhan adalah sebesar 30 juta Pounds, denda yang dikenakan akan mencapai hampir 19 juta Pounds. Jika kerugian yang diderita adalah sebesar 50 juta Pounds, maka besaran denda yang harus dibayarkan akan mencapai hampir 39 juta Pounds.

Daniel Sturridge – Liverpool Memperkirakan Sang Striker Akan Kembali Pada Bulan September

Sturridge sukses menjalani operasi pinggul di Amerika Serikat pekan lalu

Sturridge hanya bermain dua kali sejak ia mengalami cedera dalam kekalahan 2-1 terhadap Manchester United pada tanggal 22 Maret lalu

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers memperkirakan striker Daniel Sturridge akan dapat kembali berlatih pada bulan September mendatang.

Pemain asal Inggris berusia 25 tahun itu sukses menjalani operasi pinggul di Amerika Serikat pekan lalu. Sturridge hanya bermain dua kali sejak ia mengalami cedera dalam kekalahan 2-1 terhadap Manchester United pada tanggal 22 Maret lalu. “Kami berharap masalah-masalah yang dialaminya telah dapat diselesaikan,” kata Rodgers.

Striker Liverpool tersebut mencetak 24 gol dalam 33 pertandingan di musim lalu, namun hanya bermain pada 18 pertandingan untuk Liverpool di musim ini. Rodgers menambahkan: “Kami mengantisipasi ia baru benar-benar dapat memulai latihan itu sekitar bulan September. Setelah itu barulah kemudian kami akan memusatkan perhatian untuk mengembalikan kondisi fisiknya seperti semula.”

Setelah menderita cedera paha dalam latihan bersama tim nasional Inggris pada tanggal 5 September, Sturridge absen selama hampir lima bulan dari sepak bola sebelum mencetak gol saat ia kembali tampil dalam kemenangan 2-0 Liverpool atas West Ham pada bulan Januari.

Pele Dirawat Di Rumah Sakit Setelah Menjalani Operasi Prostat

Legenda Brasil, Pele telah menjalani operasi prostat setelah ia dirawat di rumah sakit untuk kedua kalinya dalam enam bulan. Pemenang tiga kali gelar Piala Dunia berusia 74 tahun itu dirawat di rumah sakit untuk infeksi kemih pada November 2014 setelah menjalani operasi pengangkatan batu ginjal. Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo mengatakan bahwa kondisinya “stabil”. Tapi pihak rumah sakit tidak memberikan pernyataan kapan mantan bintang Santos itu diperbolehkan pulang.

Pele, yang hanya memiliki satu ginjal, menjelang akhir karirnya ia menjalani operasi pengangkatan ginjal, dirawat di rumah sakit yang sama akhir tahun lalu. Dianggap secara luas sebagai pemain terbesar sepanjang masa, Pele mencetak rekor dunia berjumlah 1.281 gol dalam 1.363 penampilan selama 21 tahun karirnya, termasuk 77 gol dalam 91 penampilan untuk tim nasional Brasil.

Dia juga menerima penghargaan FIFA Player of the Century dan memenangkan 91 pertandingan internasional untuk Brasil, mencetak 77 gol. Ia bermain di 14 pertandingan di putaran final Piala Dunia, mencetak 12 gol, dan dianugerahi FIFA Golden Ball sebagai pemain terbaik di turnamen tahun 1970.