Euro 2016 : Hasil Pertandingan Inggris vs Islandia

Review Pertandingan Inggris vs islandia

Review Pertandingan Inggris vs islandia

Kejutan besar terjadi di babak 16 besar Euro 2016 Perancis. Salah satu tim unggulan di turnamen kali ini, Inggris, secara mengejutkan mengalami kekalahan dari Islandia dengan skor tipis 2-1. Sempat unggul cepat lewat gol penalti Wayne Rooney, Inggris harus tertunduk setelah Islandia berhasil mencetak dua gol balasan yang tak bisa dikejar oleh The Three Lions.

Bagi Inggris, ini adalah untuk kesekian kalinya mereka gagal di turnamen besar. Sejak menjuarai Piala Dunia 1966 silam, Inggris selalu gagal meraih trofi di turnamen besar. Sementara itu, bagi Islandia kemenangan ini menjadi kemenangan bersejarah bagi mereka. Kemenangan tersebut membuat Islandia mengukir sejarah untuk pertama kalinya melaju hingga babak perempat final turnamen besar.

Dalam pertandingan ini, Roy Hodgson kembali memasang Harry Kane di lini depan Inggris setelah dalam pertandingan sebelumnya posisinya digantikan oleh Jamie Vardy. Sementara kapten tim, Wayne Rooney bermain lebih ke tengah bertindak untuk mengatur serangan. Sementara Islandia sendiri bertumpu pada gelandang Swansea yang sudah malang melintang di Premier League, Gylfi Sigurdsoon.

Inggris langsung memimpin ketika laga baru berjalan 4 menit. Wayne Rooney berhasil membuka keunggulan Inggris melalui titik putih setelah wasit memberikan hadiah tendangan penalti. Inggris pun unggul 1-0 atas Islandia. Namun, keunggulan Inggris tak bertahan lama. Semenit kemudian, berawal dari lemparan ke dalam Islandia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Ragnar Siguerdsson.

Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-19, Islandia berbalik unggul ketika Kolbeinn Sigthorsson sukses memperdaya Joe Hart. Islandia pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1. Di babak kedua Inggris mencoba keluar menyerang. Untuk menambah daya gedor, Inggris memasukkan Jamie Vardy dan Marcus Rashford. Namun, solidnya organisasi pertahanan Islandia membuat Inggris sangat kesulitan untuk menciptakan peluang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Inggris tetap tak berubah. Hasil membuat Inggris gagal mematahkan prediksi, untuk kesekian kalinya Inggris kembali gagal di turnamen besar. Skuad bertabur bintang Inggris harus bertekuk lutut di hadapan kolektivitas pemain Islandia. Bagi Islandia, kemenangan atas Inggris ini cukup bersejarah karena mengantar mereka untuk pertama kalinya ke babak perempat final Piala Eropa. Di babak perempat final nanti, Islandia akan bertemu dengan tuan rumah Perancis.

Review Pertandingan Jerman vs Slovakia

Euro 2016 : Hasil Pertandingan Jerman vs Slovakia

Review Pertandingan Jerman vs Slovakia

Review Pertandingan Jerman vs Slovakia

Jerman tampil dominan di babak 16 besar Euro 2016 Perancis setelah mengalahkan Slovakia dengan skor meyakinkan 3-0. Jerman membuka keunggulan lewat Jerome Boateng di menit-menit awal pertandingan. Jelang babak pertama usai, Jerman menambah keunggulan lewat Mario Gomez. Julian Draxler menyempurnakan kemenangan Jerman lewat golnya di babak kedua.

Tampil kurang menggigit di fase grup, Der Panser ingin membuktikan diri sebagai calon terkuat juara Piala Eropa 2016. Pelatih Jerman, Joachim Low menurunkan skuad utamanya, minus Mario Gotze yang posisinya digantikan oleh Julian Draxler.

Sejak pertandingan babak pertama dimulai, Jerman langsung terlihat tampil dominan. Lewat Toni Kroos dan Mesut Ozil, Jerman dengan mudah menguasai ball possession. Gol yang dinanti-nanti publik Jerman pun akhirnya tercipta di menit ke-8. Berawal dari sepak pojok Toni Kroos, kemelut terjadi di depan gawang Slovakia. Bola kemudian jatuh ke kaki Jerome Boateng yang langsung melepaskan tendangan voli keras untuk menggetarkan jala gawang Slovakia.

Jerman sebenarnya bisa memperbesar keunggulan setelah wasit memberi hadiah penalti. Namun sayang , eksekusi penalti Mesut Ozil gagal menembus gawang Slovakia
Dua menit jelang turun minum, Jerman mampu menggandakan keunggulan lewat Mario Gomez. Menerima umpan Julian Draxler dari sisi kiri, Gomez dengan mudah menceploskan bola ke gawang Slovakia. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Jerman 2-0.

Di paruh kedua, Jerman masih memegang kendali permainan. Banyak peluang tercipta dari kubu Jerman namun gagal dikonversi menjadi gol. Slovakia sendiri kesulitan menembus lini belakang Jerman yang tampil cukup apik di pertandingan ini. Jerman akhirnya bisa menambah keunggulan lewat Julian Draxler.

Julain Draxler yang bermain sangat baik, menyempurnakan penampilan impresifnya malam itu lewat golnya di menit ke-63. Gol Draxler tersebut membawa Jerman unggul 3-0 atas Slovakia. Hingga peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan Jerman tetap tak berubah.

Kemenangan ini membuat Jerman melaju mulus ke babak perempat final Euro 2016. Namun anak asuhan Joachim Low tak boleh jumawa. Sebab, calon lawan yang akan dihadapi di babak 8 besar adalah tim kuat, antara Italia atau Spanyol.

Review Pertandingan Wales vs Irlandia Utara

Euro 2016 : Hasil Pertandingan Wales vs Irlandia Utara

Review Pertandingan Wales vs Irlandia Utara

Review Pertandingan Wales vs Irlandia Utara

Wales mencatatkan sejarah baru setelah berhasil melaju ke babak 8 besar Piala Eropa 2016. Hal ini terjadi setelah anak asuhan Chris Colemann tersebut berhasil mengalahkan Irlandia Utara dengan skor tipis 1-0. Wales harus berterima kasih kepada bek Irlandia Utara, Gary McAuley yang mencetak gol bunuh diri sekaligus memastikan kemenangan Wales.

Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Wales yang untuk pertama kalinya berhasil lolos hingga babak 8 besar di turnamen besar empat tahunan ini. Kemenangan ini pun disambut dengan suka cita oleh para pemain, official dan para pendukung Wales yang hadir langsung di stadion.

Kepercayaan diri Gareth Bale cs. melambung tinggi setelah berhasi menjadi juara grup B, mengungguli Inggris. Wales pun yakin bisa mengalahkan saudara serumpunnya, Irlandia Utara, yang lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu perinakt ketiga terbaik turnamen.

Namun ketika laga berlangsung, Irlandia Utara ternyata memberikan perlawanan sengit kepada Wales. Pelatih Irlandia Utara menginstruksikan para pemainnya untuk membatasi gerak Gareth Bale. Strategi ini ternyata cukup ampuh untuk menahan pergerakan Bale. Winger Real Madrid itupun lebih banyak terisolasi sepanjang babak pertama.

Peluang pertama justru datang dari kubu Irlandia Utara. Lewat serangan balik cepat, Stuart Dallas berhasil melepaskan tendangan mengarah ke gawang Wayne Hennesey. Wales balik menyerang lewat sepakan Aaron Ramsey. Namun sayang Ramsey telah terjebak offiside terlebih dahulu. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 0-0.

Di babak kedua, Wales mulai bisa menguasai permainan. Gareth Bale yang terisolasi di babak pertama kini mulai bisa keluar dari penjagaan pemain-pemain Irlandia Utara. Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Wales akhirnya tercipta di menit ke-75. Umpan silang Gareth Bale dari sisi sayap justru dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh bek Irlandia Utara, Gary McAuley. Wales pun memimpin dengan skor 1-0.

Irlandia Utara berusaha keras untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu yang ada. Namun, hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Wales tetap bertahan. Wales pun berhak melaju ke babak 8 besar Euro 2016. Di babak 8 besar atau perempat final nanti, Wales menunggu pemenang antara Belgia dan Hungaria.

Review Pertandingan Portugal vs Kroasia

Euro 2016 : Prediksi Pertandingan Kroasia vs Portugal

Review Pertandingan Portugal vs Kroasia

Review Pertandingan Portugal vs Kroasia

Duel antara dua tim kuda hitam akan tersaji di babak 16 besar Euro 2016 Perancis. Duel tersebut akan mempertemukan juara grup D, Kroasia dengan salah satu peringkat ketiga terbaik, Portugal. Pertandingan ini akan digelar di stadion Bolaert Dellelis, Minggu (26/6) dini hari. Pertemuan antara Kroasia dan Portugal di babak 16 besar bisa dibilang mengejutkan.

Kroasia yang berada satu grup dengan juara bertahan Spanyol ternyata mampu keluar sebagai pemuncak grup. Sementara Portugal yang masuk dalam kategori tim unggulan justru hanya bisa menempati peringkat ketiga terbaik.
Melihat peforma sepanjang perhelatan Euro kali ini, Kroasia tentu lebih diunggulkan. Kepercayaan diri Luka Modric cs. meningkat usai berhasil mengalahkan kandidat terkuat juara sekaligus sang juara bertahan, Spanyol.

Kemenangan atas Spanyol menjadi modal berharga bagi Kroasia di babak 16 besar. Namun, masalah tetap mendera kubu Kroasia. Dua pemain andalannya, Luka Modric dan Mario Mandzukic masih diragukan untuk tampil di pertandingan nanti. Di laga melawan Spanyol, kedua pemain tersebut tidak dimainkan.

Meski begitu, pilihan pemain Kroasia juga cukup berlimpah. Di lini depan masih ada nama Nikola Kalinic jika Mandzukic tidak bisa diturunkan. Di lini tengah, Kroasia juga bisa bertumpu pada Ivan Rakitic dan Matteo Kovacic jika Luka Modric belum bisa diturunkan. Lewat kekuatan lini tengahnya, Kroasia diprediksi akan lebih dominan dalam penguasaan bola.

Sementara itu Portugal yang harus bersusah payah untuk melaju ke babak 16 besar mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya. Portugal akan berusaha sekuat tenaga untuk membukukan kemenangan pertama lewat babak 16 besar ini.

Hasil imbang 3-3 melawan Hungaria di babak grup menjadi ajang pembuktian kapten Portugal, Crisitiano Ronaldo. CR7 sempat dikritik sebab gagal menyarangkan gol di dua laga awal Portugal. Namun kini ketajaman Ronaldo telah kembali, dan dirinya yakin bisa memberikan kontribusi maksimal kepada timnas Portugal.

Kroasia harus mewaspadai betul pergerakan Cristiano Ronaldo. Kembali kran gol CR7 membuat lini pertahanan Kroasia harus lebih solid dan kompak. Jika berhasil meguasai lini tengah, satu tempat di babak 8 besar bisa menjadi milik Kroasia.

Tottenham Hotspur Resmi Datangkan Victor Wanyama

Tottenham Hotspur Resmi Datangkan Victor Wanyama

Tottenham Hotspur Resmi Datangkan Victor Wanyama

Tottenham Hotspur Resmi Datangkan Victor Wanyama

Tottenham Hostspur menjadi salah satu klub Premier League yang cukup aktif dalam bursa transfer musim panas ini. Baru-baru ini, klub yang bermarkas di White Hart Lane tersebut resmi mendatangkan gelandang bertahan Victor Wanyama dari klub Southampton. Ini adalah pembelian pertama Tottenham Hotspurs jelang musim 2016/2017.

Lewat akun twitter resmi klub, Tottenham Hotspur mengumumkan pembelian Wanyama. Untuk mendapatkan tanda tangan Wanyama, Spurs harus merogoh kocek hingga 11 juta Pounds. Di White Hart Lane nanti, Victor Wanyama akan berreuni dengan pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. Sebelumnya Pochettino dan Wanyama pernah saling bahu membahu di Southampton dua musim yang lalu.

Victor Wanyama menjadi tulang punggung Southampton dalam tiga musim terakhir di Premier League. Gelandang timnas Kenya ini turut membantu Southampton menjadi salah satu klub kuda hitam Premier League dalam tiga tahun terakhir. Kepiawaiannya bermain sebagai gelandang box-to-box membuat Wanyama banyak diincar klub elit Eropa.

Performa impresif pemain 24 tahun tersebut tak terlepas dari kejelian Mauricio Pochettino. Saat masih menukangi Southampton, Pochettino adalah orang yang melihat talenta spesial Wanyama. Wanyama pun akhirnya dibeli Soton dari Glasgow Celtic di awal musim 2013/2014 dengan biaya 12 juta Pounds. Harga yang cukup mahal mengingat usia yang masih muda dan nama yang masih terdengar asing saat itu.

Namun, berkat polesan Mauricio Pochettino dan bakat alami yang dimilikinya, Wanyama sukses menjadi salah satu gelandang terbaik di Premier League. Spurs pun cukup beruntung karena membeli Wanyama dengan harga yang lebih rendah dibandingkan saat Southampton membelinya dari Glasgow Celtic.

Di Tottenham Hotspurs, Victor Wanyama akan bisa mencicipi kerasnya Liga Champions Eropa. Spurs yang musim lalu finish di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League berhak lolos langsung ke babak grup Liga Champions.

Persaingan di posisi gelandang bertahan di Tottenham Hotspur pun semakin sengit dengan kehadiran Victor Wanyama. Wanyama akan bersaing ketat dengan Eric Dier dan Mousa Dembele untuk mendapatakan satu tempat di skuad inti The Lily White. Kita tunggu saja aksi Victor Wanyama bersama dengan Tottenham Hotspurs di musim 2016/2017 nanti.

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Dihujat Pendukung Inggris, Sterling Galau

Timnas Inggris diterpa masalah internal yang bisa dibilang cukup pelik. Masalah itu datang dari winger muda Manchester City, Raheem Sterling. Mantan pemain Liverpool tersebut dikritik habis-habisan oleh para pendukung Inggris lewat social media. Akibatnya, mental Raheem Sterling sedikit terganggu. Kritikan kepada Sterling tak hanya datang dari social media tapi juga datang dari para pendukung Inggris di dalam stadion.

Saat Sterling bermain di dua laga awal Inggris saat menghadapi Russia dan Wales, Sterling menerima sorakan dan hujatan dari para pendukung Inggris di stadion. Secara tidak langsung hujatan tersebut mempengaruhi performa Sterling di lapangan. Penampilan Raheem Sterling di ajang Euro 2016 kali ini memang cukup memprihatinkan. Di laga pembuka melawan Russia, Sterling gagal memberikan kontribusi maksimal kepada The Three Lions.

Di laga kedua melawan Wales, Sterling ditarik di babak kedua digantikan oleh Daniel Sturridge. Di laga ketiga melawan Slovakia, Sterling bahkan tidak diturunkan. Menurut kabar, hujatan yang diterimanya dari para pendukung timnas Inggris membuat mental Sterling benar-benar terganggu. Sterling bahkan harus berkonsultasi dengan dokter psikologi timnas Inggris untuk membicarakan hal tersebut. Hal ini tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi kubu Inggris.

Namun, pelatih Inggris, Roy Hodgson mengaku yakin jika Sterling bisa bangkit dan mengatasi masalahnya tersebut. Hodgson juga membela anak asuhnya tersebut. Dia yakin Sterling akan kembali menunjukkan performa terbaiknya di waktu dekat ini.

“Sungguh mengecewakan mengetahui hal ini. Sterling telah berusaha sekuat tenaga untuk memberikan kontribusi maksimal kepada tim. Pemain muda seperti Sterling harus berjuang untuk mencapai puncak karirnya. Sterling adalah pemain muda berkualitas dan saya percaya padanya,” ujar Hodgson kepada awak media.

Sterling menjadi pemain Inggris termahal di Premier League setelah Manchester City membelinya dari Liverpool di awal musim 2014/2015. Sterling sering dihujat dan dianggap sebagai pemain mata duitan. Tak heran jika banyak pendukung Inggris yang membencinya. Sterling masih memiliki kesempatan untuk membungkam para pembencinya. Caranya dengan menunjukkan performa terbaiknya bersama Inggris di fase knock out Euro 2016 Perancis. Jika masih gagal menunjukkan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin hujatan bertubi-tubi akan berlanjut di tanah airnya nanti.

Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia

Euro 2016 : Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia

Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia

Hasil Pertandingan Spanyol vs Kroasia

Kroasia secara mengejutkan berhasil menumbangkan juara bertahan sekaligus salah satu kandidat terkuat juara Euro 2016, Spanyol. Di laga terakhir grup D tersebut, Kroasia sukses mengalahkan La Furia Roja dengan skor tipis 2-1. Hasil tersebut membuat Kroasia berhak melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Spanyol sebenarnya memimpin terlebih dahulu di awal laga melalui Alvaro Morata.

Jelang babak pertama berakhir, Kroasia berhasil menyamakan kedudukan lewat Nikola Kalinic. Di babak kedua, Kroasia berbalik unggul setelah Ivan Perisic mencetak gol kemenangan bagi kubu Kroasia. Pertandingan yang dihelat di stadion Matmut-Atlantique Bordeaux tersebut berjalan cukup ketat. Spanyol yang di dua laga sebelumnya berhasil meraih kemenangan lebih mendominasi di awal-awal laga.

Sementara Kroasia yang bermain tanpa Mario Mandzukic dan Luka Modric dipaksa bermain lebih bertahan. Pertandingan memasuki menit ke-7 Spanyol berhasil membuka keunggulan lewat Alvaro Morata. Menerima umpan dari Cesc Fabregas, penyerang Juventus tersebut sukses menggetarkan jala gawang Kroasia yang dijaga Daniel Subasic. Spanyol pun memimpin dengan skor 1-0.

Tertinggal satu gol membuat Kroasia lebih berani menyerang. Beberapa peluang berbahaya pun berhasil diciptakan anak asuhan Ante Cacic. Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Kroasia akhirnya hadir jelang babak pertama usai. Adalah pemain Fiorentina, Nikola Kalinic yang sukses menjebol David De Gea. Babak pertama pun ditutup dengan skor sama kuat 1-1.

Di babak kedua Spanyol lebih gencar dalam melakukan serangan. Kroasia sendiri tak tinggal diam dan tak ragu dalam meladeni permainan terbuka Spanyol. Alhasil, pertandingan berjalan dengan sangat seru. Lewat pertarungan sengit, Kroasia akhirnya mampu keluar sebagai pemenang usai Ivan Perisic berhasil memperdaya David De Gea dua menit jelang laga usai.

Gol pemain Inter Milan tersebut memastikan 3 poin penuh bagi kubu Kroasia. Skor akhir, Kroasia unggul tipis 2-1 atas Spanyol. Kemenangan ini membuat Kroasia berhak melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup D. Sedangkan Spanyol harus puas berada di peringkat kedua di bawah Kroasia. Di babak 16 besar nanti, Spanyol akan bertemu dengan juara grup E, Italia.

Preview Euro 2016: Gilas Russia, Wales Puncaki Grup B

Preview Euro 2016: Gilas Russia, Wales Puncaki Grup B

Preview Euro 2016: Gilas Russia, Wales Puncaki Grup B

Preview Euro 2016: Gilas Russia, Wales Puncaki Grup B

Wales akhirnya bisa memenangi laga terakhir grup B Euro 2016 Perancis setelah mengandaskan perlawanan Russia dengan skor 3-0. Tiga gol Wales masing-masing dicetak oleh Aaron Ramsey, Neil Taylor dan juga Gareth Bale. Berkat kemenangan ini, Wales berhak melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup B. Sementara itu, kekalahan dari Wales ini membuat mimpi Russia untuk melaju ke babak 16 besar harus kandas.

Alexander Kokorin cs hanya bisa menempati peringkat keempat grup B alias menjadi juru kunci. Pertandingan krusial antara Wales dan Russia berjalan dengan cepat sejak menit awal. Kedua tim yang sama-sama ingin meraih kemenangan mencoba mengambil inisiatif serangan. Wales yang mengandalkan winger Real Madrid, Gareth Bale, terlihat lebih mendominasi permainan.

Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Wales pun akhirnya tercipta di menit ke-11 melalui gelandang klub Arsenal, Aaron Ramsey. Memanfaatkan umpan panjang dari Joe Allen, Ramsey tanpa kesulitan membobol gawang Russia yang dijaga oleh Igor Akinfevv. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Wales.

Sepuluh menit berselang, Wales mampu menggandakan keunggulan lewat Neil Taylor. Memanfaatkan bola rebound, tendangan Neil Taylor berhasil mengoyak jala gawang Russia untuk kedua kalinya. Wales pun semakin menjauh dengan skor 2-0. Hingga turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan Wales tetap bertahan.

Di babak kedua, Wales lebih memilih untuk bermain aman dan mencoba untuk mempertahankan keunggulan. Hal itu dimanfaatkan kubu Russia untuk menggempur lini pertahanan Wales. Melalui Artyum Dzubya dan Alexander Kokorin, Russia beberapa kali merepotkan penjaga gawang Wales, Wayne Hennesey.

Bermain lebih bertahan, Wales justru berhasil menambah keunggulan lewat Gareth Bale di menit ke-67. Ketinggalan dengan skor 3-0 membuat pemain-pemain Russia terlihat cukup frustasi. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk keunggulan Wales tetap bertahan dan menutup laga malam itu.

Hasil ini membuat Wales berhak lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup B. Wales berhasil menggeser Inggris yang di saat yang bersamaan hanya bisa bermain imbang tanpa gol dengan Slovakia. Keberhasilan Wales menembus babak 16 besar Euro 2016 Perancis merupakan prestasi tersendiri bagi Gareth Bale cs. mengingat ini adalah major turnamen pertama Wales sejak 60 tahun terakhir.

Euro 2016,Hasil Pertandingan Albania vs Rumania

Euro 2016 : Hasil Pertandingan Albania vs Rumania

Euro 2016,Hasil Pertandingan Albania vs Rumania

Euro 2016,Hasil Pertandingan Albania vs Rumania

Albania sukses membuka peluang untuk melaju ke babak 16 besar Euro 2016 Perancis, setelah di laga terakhir grup A mereka berhasil menundukkan Rumania dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol Albania di pertandingan tersebut diciptakan oleh Armando Sadiku di penghujung babak pertama. Kemenangan tersebut membuat Albania berpotensi menjadi salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik yang berhak lolos ke babak 16 besar.

Pertandingan yang digelar di Parc Olympique Lyonnais tersebut menjadi laga hidup mati bagi kedua tim. Rumania mengincar poin penuh untuk bisa menjadi runner grup A. Sedangkan Albania yang kalah di dua pertandingan pertamanya, wajib menang jika masih ingin berada di perhelatan Euro 2016.

Kedua pelatih sama-sama menurunkan skuad terbaik di pertandingan kali ini. Pelatih Rumania, Anghel Iordanescu memasukan top skor mereka, Bogdan Stancu dan jenderal lapangan tengah, Cristian Sapunaru. Sedangkan pelatih Albania menurunkan Elseid Hysaj dan Etrit Berisha.

Pertandingan berjalan cukup alot di babak pertama. Kedua tim saling jual beli serangan, namun hingga laga berjalan setengah jam, belum ada peluang berbahaya tercipta. Gol akhirnya muncul di penghujung babak pertama, tepatnya di menit ke-43.

Adalah penyerang Albania, Armando Sadiku yang akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Menerima umpan cantik Ledan Memushaj, sundulan Sadiku sukses merobek jala gawang Rumania yang dijaga oleh Tatarusanu. Skor 1-0 untuk keunggulan Albania bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki paruh kedua, Rumania mencoba untuk lebih aktif menyerang. Pelatih Rumania, menginstruksikan agar Bogdan Stancu cs. lebih berani dalam merangsek ke lini pertahanan Albania. Namun, solidnya lini belakang Albania membuat Rumania cukup frustasi.

Hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Albania tetap bertahan. Gol semata wayang Armando Sadiku memberikan kemenangan perdana bagi Albania di turnamen besar. Gol tersebut juga memelihara peluang Albania untuk melaju ke babak 16 besar sebagai peringkat ketiga terbaik dari grup A.

Sementara itu, Rumania harus angkat koper dari Perancis. Tampil cukup menjanjikan di dua laga awal melawan Perancis dan Swiss, Rumania justru gagal di laga terakhir. Cristian Sapunaru cs. pun harus puas menjadi juru kunci grup A Euro 2016 Perancis.

James Rodriguez mau dijual?

James Rodriguez ingin tetap di Madrid

James Rodriguez mau dijual?

James Rodriguez mau dijual?

James Rodriguez bersikeras ingin tetap di Real Madrid untuk beberapa tahun ke depan terlepas dari permasalahan jika ia tidak lagi menjadi pilihan di tim utama.

Bintang Kolumbia ini tetap di bangku cadangan ketika timnya Real Madrid mengalahkan Atletico dalam adu penalti pada hari Sabtu kemarin di Milan.

James hanya tampil sebanyak 21 kali pada musim ini dimana sang pelatih, Zidane lebih memilih Casemiro sebagai pemain tengah.

Terlepas dari hal itu, James yang pindah ke Bernabeu pada tahun 2014 dengan nilai transfer 80 juta Euro mengatakan pengalaman adalah pelajaran terbaik.

“Musim yang telah berjalan mungkin terlihat aneh, anda mungkin mendapatkan musim yang buruk, namun anda akan belajar dari kondisi tersebut juga.”

“Anda tidak akan pernah tahu tentang dunia sepak bola dan saya ingin tetap di Madrid dan tentunya hingga beberapa tahun ke depan.”

“Saya pikir, saya harus melihat ke depan. Saya bahagia di sini. Semua orang di sekitar saya bahagia. Ini adalah klub sepak bola yang ideal.”

Kapten tim Real Madrid, Sergio Ramos juga ingin tetap bermain di Real Madrid hingga masa pensiunnya tiba untuk menunjukkan jika ia loyal.