Prediksi Pertandingan AC Milan vs Sassuolo

Prediksi Pertandingan AC Milan vs Sassuolo

Prediksi Pertandingan AC Milan vs Sassuolo

Prediksi Pertandingan AC Milan vs Sassuolo

AC Milan akan menjamu Sassuolo di pekan ketujuh Serie A Italia musim 2016/2017. Pertandingan ini akan diselenggarakan pada hari Minggu (2/10/2016) di stadion kebesaran AC Milan, San Siro. Tuan menargetkan poin penuh di pertandingan kali ini untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara Serie A Italia.

Il Rossonerri mempunyai keuntungan dalam hal kondisi para pemain yang lebih bugar daripada lawannya tersebut. Hal ini karena Sassuolo baru saja menjalani laga Europa League melawan Genk, dimana mereka mengalami kekalahan dengan skor 3-1. Faktor kebugaran pemain akan menjadi hal yang menentukan di pertandingan kali ini.

Di pertandingan terakhirnya, Milan hanya bisa bermain imbang tanpa gol dengan tuan rumah Fiorentina. Hasil tersebut memutus tren positif Milan yang di dua laga sebelumnya berhasil meraih kemenangan atas Sampdoria dan Lazio. Pelatih Milan, Vincenzo Montella pun akan mengerahkan segenap kekuatan terbaik Milan di pertandingan melawan Sassuolo ini.

Sebagai juru gedor utama, Montella akan mengandalkan Carlos Bacca. Penyerang asal Kolombia tersebut sampai saat ini sudah mengkoleksi 5 gol. Ketajaman Bacca pun diharapkan kembali datang di pertandingan kali ini. Untuk menemani Bacca, Montella bisa memilih antara Gianluca Lapadulla, Mamadou Niang atau Luiz Adriano.

Di sektor tengah, Ricardo Montolivo akan kembali menjadi pengatur permainan Il Rossonerri. Montolivo akan ditemani oleh Giacomo Bonaventura dan Juraj Kucka. Sementara di lini belakang, penjaga gawang muda Italia, Gianlugi Donnararuma akan dilindungi oleh duet Alessio Romagnoli dan Gabriel Paletta.

Sassuolo sendiri bukanlah tim yang bisa diremehkan begitu saja. Musim lalu, Sassuolo berhasil finish di peringkat keenam klasemen akhir Serie A, tepat di atas AC Milan. Dengan kolektivitas yang dimiliki, Sassuolo bisa memberikan kejutan keapda Il Rossoneri. Musim ini pun Sassuolo masih akan menjadi batu sandungan bagi tim-tim elit Italia, tak terkecuali AC Milan.

Seperti yang sudah disinggung di awal, faktor kebugaran pemain akan menjadi penentu di pertandingan kali ini. Dengan keunggulan kebugaran pemain sekaligus faktor tuan rumah, AC Milan akan diuntungkan di pertandingan kali ini. Jadi, kemenangan nampaknya akan menjadi milik tuan rumah.

 

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Diego Simeone Bangga dengan Kemenangan Atas Munchen

Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan penting atas Bayern Munchen di matchday kedua Liga Champions Eropa grup D. Menjamu raksasa Bundesliga di Vicente Calderon, Atletico sukses menang dengan skor tipi 1-0. Kemenangan ini membuat Atletico memimpin klasemen grup D dengan perolehan poin 6 dari dua pertandingan.

Satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut dicetak oleh pemain Belgia, Yannick Fereirra Carasco. Gol semata wayang dari bek kiri tersebut memastikan Atletico Madrid meraih tiga angka. Ini juga sekaligus menjadi kekalahan perdana bagi Bayern Munchen di musim ini, sejak dipegang oleh pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti.

Bayern Munchen sendiri sebenarnya lebih mendominasi permainan. Tuan rumah berhasil dipaksa bermain lebih bertahan. Munchen pun memiliki beberapa peluang emas, seperti dari Frank Ribery dan Thomas Muller. Namun, Atletico berhasil unggul lebih dulu lewat Yannick Carasco di menit ke-35. Hingga akhir laga, Bayern tak bisa menyamakan atau membalikkan keadaan. Die Bavarian pun tersungkur di kandang Atletico.

Kemenangan ini disambut dengan suka cita oleh para punggawa Altetico, termasuk sang pelatih, Diego Simeone. Pelatih asal Argentina tersebut merasa sangat bangga kepada Atletico Madrid berkat kemenangan heroik ini.

“Saya merasa beruntung untuk menjadi pelatih di klub ini. Ini adalah klub yang mempunyai semangat dan berjanji untuk bermain setiap laga dengan cara kami. Kerja sama hari ini sangat brilian. Kecerdasan, intensitas, memenangkan bola lagi dan melakukan serangan balik. Hari ini, saya menyukai semuanya,” ujar Diego Simeone.

Sementara itu, pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti mengaku sangat kecewa dengan penampilan anak buahnya. Menurut mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid tersebut, para pemain Munchen seperti tak mempunyai gigi di pertandingan tersebut.

“Kalah selalu menjadi hal yang menyedihkan. Anda tak pernah ingin kalah. Kami perlu mengevaluasi pertandingan, melihat apa yang kami lakukan dengan baik dan apa yang tidak kami lakukan dengan baik. Kami masih mempunyai kesempatan untuk memuncaki grup dan kami harus bisa mengalahkan Atletico di kandang kami sendiri nanti,” ujar pelatih yang mempersembahkan gelar Liga Champions ke-10 bagi Real Madrid tersebut.

Membuka Aib, Sam Allardyce di Pecat dari Timnas Inggris

Membuka Aib, Sam Allardyce di Pecat dari Timnas Inggris

Membuka Aib, Sam Allardyce di Pecat dari Timnas Inggris

Membuka Aib, Sam Allardyce di Pecat dari Timnas Inggris

Kabar mengejutkan datang dari Inggris. Pelatih timnas Inggris yang baru menjabat selama dua bulan, Sam Allardyce dipecat oleh federasi sepakbola Inggris atau FA pada hari Selasa (27/9/2016) kemarin. Pemecatan tersebut diakibatkan oleh skandal yang melibatkan Sam Allardyce dan reporter yang membicarakan tentang bagaimana menyiasati transfer pemain.

Sebuah media merilis video yang memperlihatkan percakapan yang melibatkan pelatih Inggris, Sam Allardyce dengan reporter yang sedang menyamar. Dalam percakapan tersebut, reporter bertanya tentang bagaimana cara menyiasati proses transfer dengan pihak ketiga. Di video tersebut terlihat bagaimana Sam Allardyce menjelaskan siasat-siasat yang pernah dipakainya dalam proses transfer pemain dari pihak ketiga.

Transfer pemain yang melibatkan pihak ketiga atau third party memang dilarang oleh FA. Munculnya video yang memperlihatkan Sam Allardyce menjelaskan tentang siasat transfer pemain pihak ketiga tersebut membuat heboh publik sepakbola Inggris. Tanpa pikir panjang, FA langsung mengeluarkan surat yang berisi pemberhentian kerja sama atau pemecatan.

“FA telah mengkonfirmasi bahwa Sam Allardyce telah meninggalkan posisinya sebagai pelatih timnas Inggris. Dia mengaku telah membuat kesalahan yang fatal dan telah meminta maaf. Meskipun begitu, karena kesalahan yang diperbuat cukup serius, FA dan Allardyce sepakat untuk memutus kontrak sebagai pelatih timnas Inggris,” ujar pernyataan resmi FA.

Sam Allardyce sendiri baru ditunjuk sebagai pelatih baru timnas Inggris di akhir Juli lalu untuk menggantikan Roy Hodgson usai perhelatan Euro 2016. Big Sam menandatangani kontrak berdurasi 2 tahun dengan The Three Lions. Akibat skandal memalukan ini, Sam Allardyce hanya memimpin timnas Inggris dengan durasi waktu yang sangat singkat, tepatnya 67 hari saja.

FA pun akan bergerak cepat dalam mencari pengganti Sam Allardyce. Sudah ada beberapa nama kandidat yang akan disiapkan untuk menjadi suksesor Allardyce. Ada nama Alan Pardew, Ian Howe, Claudio Ranieri hingga pelatih Arsenal Arsene Wenger.

Para petinggi FA akan lebih berhati-hati dalam memilih pengganti Sam Allardyce. Otoritas tertinggi sepakbola Inggris tersebut tentu tak ingin peristiwa memalukan yang dialami oleh Sam Allardyce kembali terulang oleh pelatih baru mendatang.

Prediksi Pertandingan Manchester United vs Stoke City

Prediksi Pertandingan Manchester United vs Stoke City

Prediksi Pertandingan Manchester United vs Stoke City

Prediksi Pertandingan Manchester United vs Stoke City

Manchester United akan kembali berlaga di pekan ketujuh Premier League Inggris akhir pekan ini menghadapi Stoke City. Laga itu sendiri akan digelar pada hari Minggu (2/10/2016), di stadion kebanggaan Manchester United, Old Tradfrod. Anak asuhan Jose Mourinho ini kembali mengincar poin penuh di kandang sendiri.

Kemenangan telak atas Leicester City pekan lalu membuat kepercayaan diri punggawa Setan Merah melonjak tinggi. Setelah mengalami tiga kekalahan beruntun di ajang Premier League dan Liga Champions, David De Gea cs. bisa kembali meraih kemenangan. Kini, Jose Mourinho harus bisa memanfaatkan momentum untuk bisa kembali mempersembahkan kemenangan kepada United.

Salah satu hal yang membuat permainan United lebih atraktif adalah keputusan berani Jose Mourinho yang membangku cadangkan Wayne Rooney. Tanpa Rooney, permainan United justru lebih atraktif dan baik. Pergerakan bola dan pemain begitu lancar. Hal ini membuat Mourinho akan melakukan hal serupa ketika United bersua Stoke City.

Wayne Rooney nampaknya akan kembali dicadangkan. Penyerang utama Setan Merah yang akan diturunkan adalah Zlatan Ibrahimovic. Meski di pekan sebelumnya tak mencetak gol, peran Ibra sangatlah penting di lini depan. Sementara itu Andres Lindgard dan Marchus Rashford akan mengisi posisi penyerang sayap.

Untuk lini tengah, Jose Mourinho nampaknya akan memasang tiga gelandang sejajar, yaitu Paul Pogba, Juan Mata dan Maroune Fellaini. Meski diposisikan sejajar, Juan Mata akan sedikit maju ke depan untuk menjadi playmaker sekaligus gelandang serang. Formasi tiga bek sejajar ini ternyata cukup ampuh untuk menguasai lini tengah.

Di lini belakang, kuartet Matteo Darmian, Chris Smalling, Eric Bailley dan Danny Blind akan menjaga David De Gea yang akan sekali lagi menjadi andalan United di bawah mistar gawang. Lewat formasi 4-3-3, Jose Mourinho akan mengincar kemenangan lagi di Old Tradford.

Tren positif yang dimiliki United harus bisa dimanfaatkan betul di pertandingan melawan Stoke City nanti. Kebetulan, Stoke City sendiri sedang berada dalam performa buruk. Dari lima pertandingan terakhir Stoke City, mereka hanya bisa meraih satu hasil seri saja, sisanya kalah. Hal ini tentu menjadikan United semakin di atas angin.

Prediksi Pertandingan Swansea City vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Swansea City vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Swansea City vs Liverpool

Prediksi Pertandingan Swansea City vs Liverpool

Liverpool akan bertandang ke kandang Swansea City dalam lanjutan Premier League Inggris pekan ketujuh. Pertandingan itu sendiri akan dihelat pada Sabtu (1/10/2016) di Liberty Stadium, kandang Swansea City. Tim tamu sedang dalam berada pada performa terbaiknya. Sebaliknya, tuan rumah terus menerus mendapatkan hasil buruk.

The Reds tak terkalahkan di lima pertandingan terakhir di semua ajang, dengan rincian 3 kali kemenangan dan sekali imbang di ajang Premier League, serta sekali kemenangan di ajang EFL Cup. Performa impresif anak asuhan Juergen Klopp tersebut membuat mereka kini bercokol di peringkat keempat klasemen sementara Premier League.

Bertandang ke kandang Swansea City, Juergen Klopp kembali menargetkan 3 poin penuh. Memanfaatkan keunggulan kualitas materi pemain, The Reds akan mencoba untuk memperpanjang rekor kemenangan mereka di ajang Liga Inggris.

Salah satu kunci utama dari performa mengesankan Liverpool dalam beberapa pertandingan terakhir adalah ketajaman lini depannya. Deretan penyerang yang dimiliki oleh Liverpool siap untuk mempertontonkan ketajamannya kembali. Semua penyerang yang ada di skuad Liverpool, sama-sama memiliki kesempatan yang sama untuk bermain di laga ini.

Pilihan utama Juergen Klopp adalah Sadio Mane. Mantan pemain Southampton ini dipercaya Klopp untuk menjadi juru gedor utama The Reds. Untuk menemani Mane, Klopp bisa memilih beberapa penyerang lain seperti Daniel Sturridge, Danny Ings, Adam Lallana, Divock Origi hingga Roberto Firmino.

Lini kedua atau lini tengah juga tak kalah pentingnya dengan lini depan. Di sektor ini, Klopp akan kembali memasang James Milner, Jordan Henderson dan Giorgidino Wijnaldum. Trio gelandang tersebut terbukti sudah padu di lini tengah The Reds musim ini.

Swansea City sendiri sedang berada dalam kondisi terpuruk. Dalam lima pertandingan terakhir, tak satupun kemenangan yang berhasil diraih oleh Fernando Llorente cs. Pelatih mereka, Francesco Guidollin pun terancam pemecatan jika kembali menelan kekalahan di laga kali ini.

Tim tamu tentu lebih diunggulkan di laga kali ini. Dengan materi pemain dan juga performa yang sedang bagus-bagusnya, Jordan Henderson cs. tentu tak akan kesulitan untuk meraih poin penuh di laga ini.